Share

1.308 Ekor Hewan Ternak di Jambi Terpapar PMK, Tersebar di 9 Kabupaten/Kota

Azhari Sultan, Okezone · Rabu 06 Juli 2022 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 06 340 2624380 1-308-ekor-hewan-ternak-di-jambi-terpapar-pmk-tersebar-di-9-kabupaten-kota-LmNouF0b4y.jpg Sebanyak 1.308 hewan ternak di Jambi terpapar PMK. (Ilustrasi/MNC Portal)

JAMBI - Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Jambi, Akmad Maushul menjelaskan, sejak 20 Mei 2022 hingga saat ini, penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak sudah tersebar di 9 kabupaten/kota.

Menurutnya, ada ribuan hewan ternak di wilayah tersebut tersebar di 37 kecamatan dan 83 desa.

"Hingga saat ini yang terpapar sebanyak 1.308 ekor yang terdiri atas 1.240 ekor sapi, 51 ekor kerbau dan kambing 17 ekor," ucapnya, Rabu (6/7/2022).

Namun begitu, katanya, dari yang terpapar tersebut sudah ada juga yang sembuh. "Dari laporan yang sembuh sebanyak 732 ekor atau 56 persen," ujarnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, pihaknya sudah melakukan vaksinasi.

"Vaksinasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menangani penyebaran PMK di Provinsi Jambi, sehingga PMK tidak menyebar ke daerah lainnya yang dapat menyebabkan kerugian bagi para peternak," kata Maushul.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris mengharapkan, pelaksanaan vaksinasi oleh Satuan Tugas (Satgas) dapat mengatasi PMK pada hewan berkuku genap/belah sehingga tidak menyebar ke daerah lainnya.

Menurutnya, PMK merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap/belah yang ditandai dengan adanya pembentukan vesikel/lepuh dan erosi di mulut, lidah, gusi, nostril, puting, dan di kulit sekitar kuku.

“Walau tidak menular kepada manusia, PMK mengakibatkan dampak kerugian bagi perekonomian masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung," ujar Al Haris.

Gubernur juga mengharapkan setiap pihak terkait terus bekerja sama, kerja keras, kerja cerdas, kerja cepat, dan kerja tepat sehingga target selesai pelaksanaan vaksinasi PMK pada tanggal 7 Juli 2022 dapat terealisasi secara optimal.

“Semoga vaksinasi ini dapat mengurangi kerugian ekonomi peternak, peternak dapat lebih tenang dalam mempersiapkan penyediaan hewan kurban untuk Hari Raya Raya Idul Adha dengan baik," tutur Al Haris.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini