Share

Tekan Penyebaran PMK, Ternak di Bandung Barat Diberikan Vaksin Booster

Adi Haryanto, Koran SI · Selasa 05 Juli 2022 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 525 2624061 tekan-penyebaran-pmk-ternak-di-bandung-barat-diberikan-vaksin-booster-uDFz0OmfHr.jpg Hewan ternak di Bandung Barat disuntik vaksin booster untuk menekan penyebaran PMK. (MNC Portal/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT - Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyiapkan vaksinasi booster untuk hewan ternak sebagai antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal itu setelah Jawa Barat ditetapkan sebagai daerah dengan status keadaan darurat PMK. Sebab termasuk daerah dengan jumlah kasus terbanyak dengan Provinsi Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah, dan Aceh.

"BNPB telah menetapkan status keadaan darurat dari 2 Juli-31 Desember 2022 di lima provinsi dengan kasus tertinggi termasuk Jawa Barat. Makanya kita akan lakukan vaksinasi booster ke hewan ternak," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dispernakan KBB, Wiwin Aprianti, Selasa (5/7/2022).

Wiwin menyebutkan, harus mempercepat penanganan agar kasus PMK di KBB tidak semakin meluas. Booster itu akan disuntikkan bagi hewan ternak yang sudah divaksin dosis yang pertama. Sehingga diharapkan dengan booster akan semakin menambah kekebalan dari serangan virus.

"Saat ini hewan ternak sehat yang sudah mendapat suntikan dosis vaksin pertama di KBB jumlahnya mencapai 11.833 ekor," ucapnya.

Sementara untuk dosis vaksin, lanjut Wiwin, hingga saat ini masih aman karena dari total 26.100 dosis yang diberikan ke KBB masih ada sisa sebanyak 14.667 dosis. Nantinya sisa dosis itu akan digunakan untuk vaksinasi booster.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Rencananya pelaksanaan vaksinasi booster terhadap hewan ternak di akan dilaksanakan dua pekan lagi. Sebab penanganan hewan ternak harus dipercepat supaya PMK tidak semakin meluas. Sementara untuk hewan ternak yang terpapar PMK, akan dilakukan vaksinasi setelah 6 bulan.

"Bagi peternak yang hewan ternaknya belum divaksin, siapkan saja dokumennya seperti KTP dan yang lainnya untuk mempermudah proses vaksinasi," tuturnya.

Sementara itu berdasarkan data Dispernakan KBB hingga 30 Juni 2022, total sudah ada 8.581 ekor hewan ternak yang terpapar PMK di Bandung Barat. Dari jumlah total itu, 161 ekor mati, dan 235 ekor dipotong bersyarat, dan sisanya berangsur sembuh.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini