Ia juga menyampaikan, program BSPS ini di Kabupaten Kaur sudah dilakukan sejak 2016 sampai 2022, di mana sudah terlaksana untuk BSPS Reguler dan BSPS PKE 1837 unit dengan jumlah nilai Rp31,58 milyar yang tersebar di seluruh Kabupaten Kaur
“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kepala Satuan Kerja, Pemerintah Kabupaten Kaur, Kepala Satuan Kerja Perumahan Provinsi Jambi, Kepala Desa, Tenaga Pendamping Lapangan yang telah membatu mengawal menyukseskan program BSPS, khususnya BSPS Tahap II di Kabupaten Kaur,” tuturnya.
Tambat juga mengingatkan bantuan BSPS ini langsung kepada masyarakat, dirinya mengharap kepada tenaga lapangan untuk tidak mengambil pungutan kepada penerima bantuan, karena bantuan ini murni untuk masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kaur H. Lismidianto menyampaikan Bantuan Perumahan Simulan tahap II ini. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR khususnya satuan kerja non-vertikal tertentu.
Penyediaan perumahan Provinsi Jambi yang telah mengalokasikan Bantuan BSPS sejak 2016. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Sampai 2022 program BSPS telah merehab sebanyak 1837 unit rumah tidak layak huni. Kami mengharapkan agar bantuan ini terus berlanjut, dan Alhamdulillah pada tahap ke III akan kembali dibedah sebanyak 713 Rumah masyarakat berpenghasilan rendah tidak layak huni di Kabupaten Kaur yang tersebar di empat kecamatan, di antaranya Maje, Nasal, Muara Sahung dan Padang Guci Hilir,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan kepada masyarakat penerima manfaat BSPS PKE untuk benar-benar memanfaatkan bantuan stimulus yang didapat untuk pembangunan rumah tidak layak huni, menjadi rumah yang layak huni, bersih sehat dan nyaman ditempati.