Share

Mesin Mati di Tengah Laut, Basarnas Evakuasi Tiga Nelayan ke Daratan

Nanda Aria, Okezone · Senin 11 Juli 2022 04:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 11 340 2627173 mesin-mati-di-tengah-laut-basarnas-evakuasi-tiga-nelayan-ke-daratan-yayJQbn4zP.jpg Nelayan yang berhasil dievakuasi Basarnas/ Foto: Antara

NATUNA - Basarnas Natuna berhasil melakukan penyelamatan terhadap 3 orang nelayan dalam sebuah kapal saat mengalami kecelakaan mati mesin di laut Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (10/7/2022) malam.

"Terdapat 3 orang yang merupakan nelayan mengalami mati mesin pada saat hendak mancing di wilayah perairan Natuna pada koordinat 3°53’55.59″ N 108°25’54.20″ E dengan jarak 2,4 Mil laut dari Pelabuhan Penagi, Ranai, Natuna," kata Kepala Basarnas (Kakansar) Natuna, Mexianus Bekabel dikutip dari Antara, Senin (11/7/2022).

 BACA JUGA:BMKG: 132 Kali Gempa Susulan Guncang Selatan Jawa Timur Pasca Gempa M5,2 di Lumajang

Menurut Mexianus, pihaknya mendapat informasi terkait kecelakaan kapal nelayan tersebut dari salah seorang warga setempat.

“Bahwa tiga orang nelayan menggunakan pompong/perahu motor dengan tujuan mencari ikan di sekitaran perairan Natuna, mengalami mati mesin pada pukul 17.30 WIB," kata Kakansar.

 BACA JUGA:Partai Perindo Rayakan Idul Adha Bersama Warga, Bagikan Daging ke Sekitar Sekretariat

Berdasarkan laporan tersebut, Basarnas segera memberangkatkan tim SAR ke lokasi menggunakan perahu RIB untuk dilakukan evakuasi terhadap para nelayan tersebut.

“Tim Rescue Kantor SAR Natuna berangkat menuju pelabuhan Penagi menggunakan Rescue Car D-MAX dengan jarak tempuh 7 km dengan estimasi waktu tempuh 15 menit, dan dilanjutkan dengan RIB 03 ke lokasi titik koordinat”, terang Kakansar.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Pompong berkapasitas 3 GT dengan 3 nelayan bernama Bahari (L), Budi (L) dan Teguh (L) asal Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah, Natuna, berhasil ditemukan oleh tim SAR dan di evakuasi menuju pelabuhan Pering, Bunguran Timur, Ranai, Natuna.

"Kami tadi mengalami patah ring mesin, rencana mau mancing, pulang besok pagi," kata Bahari (32) saat tiba di pelabuhan Pering, Senin (11/7/2022) dini hari.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Basarnas telah membantu mereka hingga selamat dari kecelakaan tersebut.

 BACA JUGA:Timnas Indonesia U-19 Gagal ke Semifinal, Netizen Curiga Thailand U-19 dan Vietnam U-19 Lakukan Sepakbola Gajah

"Sebelum kami menghubungi Basarnas saya telah coba menghubungi rekan nelayan, karena air surut mereka tidak bisa berangkat," kata Bahari.

Ia juga mengatakan sempat khawatir dengan kondisi mereka jika tidak ada pertolongan, mengingat kondisi cuaca tidak menentu.

"Kita takut jika nanti angin turun, karena laut sepi, tidak ada nelayan lain di sekitar kami," ungkapnya.

Sementara, Kepala Seksi Operasi Basarnas Natuna, Budiman mengingatkan para nelayan untuk waspada sebelum melaut.

 BACA JUGA:Enggak Kapok, Suporter Nyalakan Flare di Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar U-19

"Diharapkan kepada nelayan lebih mempersiapkan diri sebelum melaut, cuaca yang tidak menentu saat ini, jangan lupa menyiapkan alat keselamatan dan alat komunikasi," kata Budiman di atas KN Sasikirana milik Basarnas usai melakukan evakuasi korban.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini