Share

Mendaur Ulang hingga Menjadi Vegan, Cara-Cara untuk Kurangi Dampak Pemanasan Global

Nanda Aria, Okezone · Kamis 14 Juli 2022 03:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 13 18 2629164 mendaur-ulang-hingga-menjadi-vegan-cara-cara-untuk-kurangi-dampak-pemanasan-global-mDZqNpC9ue.JPG Ilustrasi/ Foto: Freepik

JAKARTA - Ahli iklim dunia telah memperingatkan orang-orang untuk mulai peduli terhadap lingkungan, utamanya dalam hal pemanasan global yang tengah berlangsung. Pasalnya, semakin hari, cuaca terasa semakin panas.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Selasa 21 Mai 2019 memperingatkan bahwa peningkatan air laut secara global bisa terjadi lebih cepat daripada yang diperkirakan karena meningkatnya akselerasi rata-rata pelelehan es di Greenland dan Antartika.

 BACA JUGA:Tim Khusus Dibentuk Usut Penembakan Brigadir J, Komnas HAM: Spirit Keterbukaan

Hingga kini, para ahli memperkirakan lautan di dunia bisa meningkat maksimum di bawah satu meter pada tahun 2100.

Namun, sebuah kajian memperkirakan jika emisi gas dibiarkan seperti sekarang dan temperatur meningkat lima derajat Celcius, maka peningkatan air laut pada tahun 2100 bisa dua kali lipat dari perkiraan itu.

Jika ini terjadi 1,8 juta kilometer persegi daratan akan terbenam, termasuk sebagian besar Bangladesh dan Lembah Sungai Nil.

Ini juga bisa membahayakan kota-kota besar di dunia termasuk London, New York dan Shanghai, Bangladesh, Belanda, Inggris Raya, Asia Selatan dan Timur, serta sejumlah negara lainnya.

Begitu pentingnya perhatian terhadap pmenasan global ini, sehingga ajakan untuk mengubah perilaku sehari-hari akan sangat berdampak besar menunda percepatan terjadinya pemanasan global. Berikut hal yang dapat dilakukan:

 BACA JUGA:Psikolog UNS: Rayakan Setiap Pencapaian Baik Ketika Gagal Maupun Berhasil

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

1. Menggunakan transportasi umum
 
Jalan kaki atau bersepeda atau menggunakan angkutan umum, dibandingkan mengendarai mobil, akan mengurangi emisi karbon, selain juga membuat badan sehat.
 
Jika memang benar-benar harus memakai mobil, maka gunakan kendaraan listrik. Juga jika mungkin, gunakan kereta daripada pesawat ketika Anda bepergian.
 
Bahkan berbuatlah lebih jauh lagi dengan membatalkan perjalanan Anda dan gunakan fasilitas konferensi video.
 
2. Menghemat energi
 
 
Jemur pakaian Anda alih-alih menggunakan mesin pengering untuk menghindari dari membuang-buang bahan bakar fosil untuk konsumsi listrik.
 
Gunakan insulasi di atap untuk mencegah pembuangan panas pada saat musim dingin. Matikan dan cabut kabel peralatan listrik Anda ketika tidak digunakan.
 
Perubahan-perubahan ini tampaknya kecil, tetapi merupakan cara ampuh untuk menghemat energi. Atau Anda juga dapat beralih ke sumber energi terbarukan.
 
Ketika Anda membeli perangkat elektronik, pastikan mereka efisien dalam penggunaan energi (tip: cari alat yang dilabeli dengan Energy Star).
 
Anda juga bisa memilih untuk mengadopsi sumber energi terbarukan untuk kebutuhan Anda, misalnya pemanas air tenaga matahari.
 

1. Menggunakan transportasi umum
 
Jalan kaki atau bersepeda atau menggunakan angkutan umum, dibandingkan mengendarai mobil, akan mengurangi emisi karbon, selain juga membuat badan sehat.
 
Jika memang benar-benar harus memakai mobil, maka gunakan kendaraan listrik. Juga jika mungkin, gunakan kereta daripada pesawat ketika Anda bepergian.
 
Bahkan berbuatlah lebih jauh lagi dengan membatalkan perjalanan Anda dan gunakan fasilitas konferensi video.

 
2. Menghemat energi
 
 
Jemur pakaian Anda alih-alih menggunakan mesin pengering untuk menghindari dari membuang-buang bahan bakar fosil untuk konsumsi listrik.
 
Gunakan insulasi di atap untuk mencegah pembuangan panas pada saat musim dingin. Matikan dan cabut kabel peralatan listrik Anda ketika tidak digunakan.
 
Perubahan-perubahan ini tampaknya kecil, tetapi merupakan cara ampuh untuk menghemat energi. Atau Anda juga dapat beralih ke sumber energi terbarukan.
 BACA JUGA:Suami Zaskia Gotik Dituding Memiliki Anak Laki-laki dari Model Asal Jogja

Ketika Anda membeli perangkat elektronik, pastikan mereka efisien dalam penggunaan energi (tip: cari alat yang dilabeli dengan Energy Star).
 
Anda juga bisa memilih untuk mengadopsi sumber energi terbarukan untuk kebutuhan Anda, misalnya pemanas air tenaga matahari.
 

3. Anjuran menjadi seorang vegan

Produksi daging merah menghabiskan lebih banyak emisi gas rumah kaca daripada produksi daging ayam, buah-buahan, sayur-sayuran dan sereal.

Kurangi makan daging dan lebih banyak konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. Jika ini sulit, mulailah dengan puasa makan daging satu hari dalam seminggu.

Juga akan sangat berguna mengurangi konsumsi susu karena emisi gas rumah kaca yang juga tinggi untuk memproduksi dan transportasinya.

 BACA JUGA:Hasil Singapore Open 2022: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan Tembus 16 Besar, Usai Menangi Perang Saudara Kontra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri

4. Kurangi dan daur ulang

Berulang kali kita diberi tahu tentang keuntungan mendaur ulang. Namun transportasi dan memproses material untuk daur ulang merupakan proses yang karbon-intensif atau meninggalkan jejak karbon yang banyak.

Bagaimanapun daur ulang lebih sedikit dalam mengkonsumsi energi daripada memproduksi dari awal. Pengurangan dan daur ulang bisa meminimalisir kerugian. Ini juga berlaku untuk air.

5. Sebarkan

Sebarkan pengetahuan tentang perubahan iklim dan didik orang lain. Bergabunglah bersama-sama untuk membangun komunitas hidup yang berkelanjutan.

 BACA JUGA:Indonesia Masuk 15 Negara Terancam Resesi, Sri Mulyani: Kita Aman Tapi Tetap Waspada

Bangun "jaringan berbagi" yang bisa membantu mengumpulkan sumber daya seperti alat pemotong rumput, alat berkebun dan capailah standar gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

"Semua ini jika dipraktekkan setiap hari oleh milyaran orang akan mampu memunculkan pembangunan berkelanjutan tanpa berpengaruh terhadap kesejahteraan," kata Aromar Revi.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini