"Dia yang jelas harus seirama dengan tematik tokoh yang sudah jadi ruas jalan, itu kriterianya. Tapi sebagai bahan pembahasan saja, saya dengan kawan-kawan harus melibatkan banyak pihak sejarawan, tentu saja orang orang yang memiliki kapasitas keilmuan di bidang sejarah," terangnya.
Kendati begitu, rencana tersebut harus didasari atas restu dari Gubernur DKI Jakarta untuk dapat melakukan perubahan nama-nama jalan.
Baca juga: Nama Jalan Berubah, Disdukcapil Perbarui Data Kependudukan Ratusan Warga Jaktim
"Misalnya ada nama-nama di sekitar itu harus yang cocok karena ruasnya yang panjang kita ada penggalan ruas baru, misal Laksamana John Lie, tokoh Angkatan Laut tapi berdarah Etnis Tionghoa, cocoknya di mana, misalnya di Kelapa Gading, tapi ini masih contoh," paparnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.