Share

Pasca Hujan Lebat, Longsor Terjang OKU Selatan

Dede Febriansyah, MNC Portal · Rabu 20 Juli 2022 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 20 610 2633157 pasca-hujan-lebat-longsor-terjang-oku-selatan-L15fqGKFlF.jpg Longsor di OKU Selatan (Foto: Dede Febriansyah)

OKU SELATAN - Akses jalan penghubung Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan-Liwa, Lampung Barat lumpuh total pasca terjadi longsor. Akibatnya, banyak pengendara yang terjebak karena tidak bisa melintasi ruas jalan tersebut.

Kepala BPBD OKU Selatan, Koni Ramli mengatakan, longsor terjadi diperkirakan karena tingginya intensitas hujan di wilayah tersebut, dan mengakibatkan tanah tergerus. Sehingga akses jalan di lokasi longsor belum bisa dilewati.

"Musibah tanah longsor menghantam Desa Villa Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, OKU Selatan. Bahkan, akses jalan utama dan beberapa kendaraan terjebak saat peristiwa tersebut berlangsung," ujar Koni, Rabu (20/7/2022).

BACA JUGA:Korban Banjir dan Longsor Garut Terus Bertambah, BNPB: 785 Jiwa Mengungsi 

Dijelaskan Koni, Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan merilis longsor terjadi di sejumlah titik. Material longsor juga menghantam pemukiman warga, sedikitnya dua unit rumah rusak berat, serta satu unit rumah rusak ringan karena bencana alam tersebut.

"Terdapat 12 titik yang terdampak longsor pasca hujan lebat, tujuh titik di antaranya menimpa badan jalan dengan material tanah setebal 1-3 meter," ujarnya.

Akibat longsor tersebut, lanjut Koni, untuk sementara korban yang mengalami luka ringan telah diungsikan ke rumah Kepala Desa setempat.

BACA JUGA:Garut Tanggap Darurat Banjir dan Longsor, BNPB: 649 Warga Mengungsi 

"Meski tidak ada korban jiwa, namun longsor kali ini menimpa dua warga yang sedang melintas dan mengalami sedikit luka, serta dua unit rumah hunian warga di Desa Vila, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan yang terdampak akibat longsor ini," ujarnya.

Dijelaskan juga, Pemerintah Daerah melalui BPBD, Camat, Kepala Desa, bersinergi dengan TNI-Polri dan dibantu warga desa saat ini masih gotong royong membersihkan material longsor.

"Saat ini, para personel gabungan masih berupaya untuk melakukan evakuasi agar jalan dapat kembali dilalui oleh masyarakat," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini