Share

Polda Sumsel Ungkap Kasus Penipuan Atas Nama Bea Cukai, Korban Merugi hingga Rp318 Juta

Dede Febriansyah, MNC Portal · Kamis 21 Juli 2022 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 610 2633628 polda-sumsel-ungkap-kasus-penipuan-atas-nama-bea-cukai-korban-merugi-hingga-rp318-juta-mnS8nHSF32.jpg Polda Sumsel mengungkap kasus penipuan dengan bermodus mengatasnamakan Bea Cukai. (MNC Portal/Dede Febriansyah)

PALEMBANG - Unit I Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel mengungkap kasus penipuan online dengan modus pelelangan barang elektronik yang mengaku dari Bea Cukai Palembang.

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes M Barly Ramadan mengatakan, dalam kasus tersebut, pihaknya menangkap 5 pelaku. Tiga di antaranya digelandang ke Mapolda Sumsel, satu sudah ditahan di rutan kelas II Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, dan seorang lainnya telah meninggal dunia akibat Covid-19.

"Ada tiga pelaku yang kita tangkap yakni Agung Fahrizan (19), Angga Syahputra (26), M Arifin (24). Ketiganya merupakan warga kecamatan Padang Hilir, Kabupaten Tebingtinggi, Sumatera Utara," ujar Barly, Kamis (21/7/2022).

Barly mengungkapkan, dalam melancarkan aksinya para pelaku melakukannya dengan kolektif, yang menyasar seorang mahasiswi Palembang. Akibat perbuatan pelaku, korban merugi hingga Rp318 juta.

Ia menjelaskan, berawal dari korban membeli 3 barang elektronik seharga Rp7,5 juta. Karena korban merasa sudah yakin dengan tipu daya, pelaku kembali membujuk korban untuk menjadi mitra dalam penjualan barang tersebut dengan keuntungan Rp1 juta per unit.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

"Lalu, korban mentransfer uang sebanyak lima kali kepada pelaku dengan total uang keseluruhan mencapai Rp318 juta," tuturnya.

Sementara itu, pelaku Angga Syahputra mengaku, aksinya tersebut telah dilakukan sejak satu tahun terakhir. "Sudah miliaran yang kami dapat," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini