Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penerbangan di Bandara Ditunda Selama 13 Menit Akibat Drone, 90 Jadwal Ditunda dan 7 Dibatalkan

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 22 Juli 2022 |14:14 WIB
Penerbangan di Bandara Ditunda Selama 13 Menit Akibat Drone, 90 Jadwal Ditunda dan 7 Dibatalkan
Penerbangan di Bandara Ronald Reagan AS ditunda akibat drone (Foto: Antara/Reuters)
A
A
A

WASHINGTON - Keberangkatan dan kedatangan pesawat di Bandara Nasional Ronald Reagan, Washington, Amerika Serikat (AS), ditunda sekitar 13 menit pada Kamis (21/7/2022) waktu setempat setelah  sebuah drone dilaporkan terlihat.

Badan Penerbangan Federal (FAA) mengatakan pihaknya langsung memberitahukan penegak hukum. Kegiatan bandara itu sudah dilanjutkan lagi tetapi masih ada penundaan penerbangan akibat antrean.

Situs pelacakan penerbangan FlightAware.com mengatakan 90 jadwal atau 20 persen penerbangan di Bandara Washington telah ditunda dan tujuh dibatalkan.

Baca juga:  Gara-Gara Penerbangan Tertunda, Bulan Madu Pengantin Baru Ini Hancur Berantakan

Bandara itu merupakan bandara terdekat dari ibu kota AS dan digunakan oleh banyak anggota parlemen dan pejabat pemerintah.

Dikutip Antara, kawasan di sekitar Bandara Nasional Washington memberlakukan larangan paling keras di AS terhadap penerbangan drone, yang secara resmi disebut sistem pesawat nirawak (unmanned aircraft system).

Baca juga:  Iran Pamerkan Pangkalan Drone Bawah Tanah Rahasia, Tersembunyi di Bawah Gunung

Menerbangkan drone dalam radius 15 mil (24,14 km) dari bandara dilarang tanpa izin khusus dari FAA, yang berlaku di seluruh wilayah Washington DC.

Penampakan drone pada 2019 di dekat Bandara Internasional Newark Liberty, New Jersey, membuat 45 penerbangan ditangguhkan dan sembilan lainnya dialihkan.

Pekan lalu, Kongres AS menggelar sidang yang mendukung perluasan wewenang bagi Gedung Putih untuk mendeteksi dan melumpuhkan drone yang mengancam.

Pada 2018, Kongres AS memperluas izin bagi Departemen Kehakiman dan Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) untuk melumpuhkan atau menghancurkan drone yang membahayakan.

Pejabat DHS Samantha Vinograd mengatakan Badan Keamanan Transportasi (TSA) sejak 2021 telah melaporkan hampir 2.000 penampakan drone di dekat bandara-bandara AS, termasuk serangan pada bandara-bandara besar yang terjadi hampir setiap hari.

Dia mengatakan pada 2019, insiden drone telah menimbulkan kerugian jutaan dolar.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement