Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Besok, Komnas HAM Akan Periksa Sejumlah Ajudan Irjen Ferdy Sambo

Riana Rizkia , Jurnalis-Senin, 25 Juli 2022 |22:05 WIB
Besok, Komnas HAM Akan Periksa Sejumlah Ajudan Irjen Ferdy Sambo
Brigadi J/ Foto: Tangkapan layar
A
A
A

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan memeriksa Bharada E yang diduga melakukan penembakan terhadap Brigadir J hingga meninggal dunia pada Selasa (26/7/2022) besok.

 BACA JUGA:Diisukan Dekat dengan Bupati Mamberamo Tengah, Brigita Manohara : Saya Tidak Punya Hubungan Khusus

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan, yang akan diperiksa bukan hanya Bharada E, namun seluruh aide de camp (ADC) atau ajudan dari Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

"Besok agendanya adalah memanggil untuk meminta keterangan dari ADC dari Irjen Sambo, (termasuk Bhrada E)" kata Anam kepada wartawan, Senin (25/7/2022).

Berdasarkan jadwal, Bharada E dan ajudan lainnya akan diperiksa pada pukul 10.00 WIB. Namun, Anam belum dapat memerinci terkait keterangan apa yang akan digali dari Bharada E.

 BACA JUGA:Kerap Banjir dan Longsor, BNPB Ingatkan Jaga Ekosistem di Perbukitan Garut

Anam meminta agar pihak yang akan diperiksa besok untuk hadir agar kasus polisi tembak polisi ini menemukan titik terang.

"Kami berharap semuanya bisa datang ke Komnas HAM memenuhi permintaan," kata Anam.

Selain itu, pihak Komnas HAM juga akan mendalami terkait senjata yang digunakan untuk menembak Brigadir J, yaitu Glock-17 yang dipakai Bharada E dan HS-9 oleh Brigadir J saat baku tembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"(Terkait) senjata, karakter senjata, bubuk, dan sebagainya, kami akan panggil Labfor. Kapan terjadi? Dalam minggu ini, kami akan sibuk di Komnas HAM," ujar Anam.

 BACA JUGA:Anak yang Dirantai Orang Tuanya Akan Dikembalikan ke Keluarga dengan Syarat

Untuk diketahui, Komnas HAM telah melakukan sejumlah pemeriksaan untuk mengungkap kasus ini, yakni dengan memeriksa keluarga Brigadir J yang berada di Jambi.

Lalu meminta keterangan terhadap tim forensik atau tim dokkes Mabes Polri, dan ke depan, Komnas HAM akan mendalami soal digital forensik dan cyber terkait kasus tewasnya Brigadir J.

(Nanda Aria)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement