Dengan demikian, sang anak dapat mengeksplor bakat dan minatnya masing-masing. Serta terhindar dari tindakan negatif seperti perundungan.
"Anak-anak itu kayak kertas putih, jadi kita mau menulis pakai apa gitu, maka dia akan mengikuti. Tandanya ruang itu harus diciptakan, jadi harus diberikan pilihan,"tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa perundungan yang menimpa bocah 11 tahun yang duduk di kelas 5 SD di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit diduga karena mengalami depresi.
Korban diduga depresi setelah menjadi korban perundungan teman-temannya tetangga kampungnya. Korban dipaksa menyetubuhi seekor kucing, direkam dan disebarluaskan di media sosial.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.