Share

Imbas Lawatan Ketua DPR AS, Pesawat Tak Berawak Diduga Terbang di Langit Taiwan hingga Alami Serangan Siber

Susi Susanti, Okezone · Kamis 04 Agustus 2022 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 18 2641882 imbas-lawatan-ketua-dpr-as-pesawat-tak-berawak-diduga-terbang-di-langit-taiwan-hingga-alami-serangan-siber-Y4gezjTQlk.jpg Taiwan tembakkan suar usir pesawat tak berawak yang diduga terbang di atas pulau-pulau terpencil (Foto: AFP)

TAIPEI Pihak berwenang di Taipei, Taiwan pada Kamis (4/8/2022) mengatakan pesawat tak berawak yang dicurigai terbang di atas pulau-pulau terpencil Taiwan dan peretas menyerang situs kementerian pertahanan, sehari setelah kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi yang membuat marah China.

Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan pada Rabu (3/8/2022) malam, hanya beberapa jam setelah Pelosi meninggalkan Taiwan dan berangkat ke Korea Selatan, pesawat tak dikenal, mungkin drone, telah terbang di atas wilayah kepulauan Kinmen.

Mayor Jenderal Chang Zone-sung dari Komando Pertahanan Kinmen mengatakan kepada Reuters bahwa drone datang berpasangan dan terbang ke daerah Kinmen dua kali pada Rabu (3/8/2022) malam, sekitar pukul 21.00 dan 22.00 waktu setempat.

Baca juga: Kisruh China-Taiwan Semakin Memanas, Selat Taiwan Jadi Titik Rebutan

"Kami langsung menembakkan suar untuk memberi peringatan dan mengusir mereka. Setelah itu, mereka berbalik. Mereka masuk ke area terlarang kami dan itu sebabnya kami membubarkan mereka," katanya, dikutip CNA.

 Baca juga: China Gelar Latihan Militer Besar-besaran di Sekitar Taiwan, Tembakkan Rudal dan Latihan Menembak Langsung

Kepulauan Kinmen yang dijaga ketat berada di lepas pantai tenggara China, dekat kota Xiamen.

Kementerian pertahanan juga mengatakan situs webnya mengalami serangan dunia maya dan offline sementara pada Rabu (3/8/2022) malam, menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan otoritas lain untuk meningkatkan keamanan dunia maya ketika ketegangan dengan China meningkat.

Taiwan juga mengerahkan jet pada Rabu (3/8/2022) untuk memperingatkan 27 pesawat China di zona pertahanan udaranya, kata kementerian pertahanan pulau itu, seraya menambahkan bahwa 22 di antaranya melintasi garis tengah yang memisahkan pulau itu dari China.

Menurut kementerian pertahanan di Taipei, China akan memulai serangkaian latihan militer di sekitar Taiwan pada Kamis (4/8/2022) sebagai tanggapan atas kunjungan Pelosi, beberapa di antaranya akan berlangsung di wilayah laut dan udara 12 mil laut pulau itu.

Latihan itu belum pernah terjadi sebelumnya dan seorang pejabat senior kementerian menggambarkan langkah potensial itu sebagai "sebesar blokade laut dan udara Taiwan".

China, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sendiri, mengatakan pada hari Kamis bahwa perbedaannya dengan pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu adalah urusan internal.

"Hukuman kami terhadap orang-orang yang pro-kemerdekaan Taiwan, kekuatan eksternal masuk akal, sah," kata Kantor Urusan Taiwan China.

Kantor berita China Xinhua mengatakan latihan itu, yang melibatkan latihan menembak langsung, akan berlangsung di enam wilayah yang mengelilingi Taiwan dan akan dimulai pada pukul 4 pagi GMT.

Pelosi, pengunjung AS tingkat tertinggi ke Taiwan dalam 25 tahun, memuji demokrasi Taiwan dan menjanjikan solidaritas Amerika selama persinggahannya yang singkat, menambahkan bahwa kemarahan China tidak dapat menghentikan para pemimpin dunia untuk bepergian ke sana.

China diketahui sangat marah dengan kunjungan ini. China memanggil duta besar AS di Beijing dan menghentikan beberapa impor pertanian dari Taiwan.

Keamanan di area sekitar Kedutaan Besar AS di Beijing juga terlihat sangat ketat pada Kamis (4/8/2022) seperti yang telah terjadi sepanjang minggu ini.

Meskipun pengguna media sosial China telah melampiaskan kemarahan pada Pelosi, tidak ada tanda-tanda protes yang signifikan atau seruan untuk memboikot produk AS.

China menganggap Taiwan bagian dari wilayahnya dan tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawanya di bawah kendalinya. AS dan para menteri luar negeri dari negara-negara Kelompok Tujuh (G7) memperingatkan China agar tidak menggunakan kunjungan itu sebagai dalih untuk melakukan aksi militer terhadap Taiwan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini