Share

Temuan Fosil Dinosaurus di Maroko Munculkan Spekulasi Monster Loch Ness Mungkin Nyata

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 04 Agustus 2022 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 18 2641989 temuan-fosil-dinosaurus-di-maroko-munculkan-spekulasi-monster-loch-ness-mungkin-nyata-LtiyOFAJhw.jpg Foto pertama Monster Loch Ness yang diambil pada 1934. (Foto: Daily Record)

LONDON - Fosil dinosaurus yang ditemukan di Maroko telah memicu spekulasi bahwa keberadaan Monster Loch Ness yang terkenal di Skotlandia bisa jadi "masuk akal."

Para ahli di University of Bath di Inggris baru-baru ini menemukan sisa-sisa fosil plesiosaurus di sistem sungai berusia 100 juta tahun di Gurun Sahara Maroko. Penemuan ini menunjukkan bahwa makhluk berleher panjang, yang sebelumnya dianggap berbasis laut, dapat hidup di air tawar.

BACA JUGA: Berita Kemunculan Monster Loch Ness Menghebohkan Dunia

Para pengamat telah lama berspekulasi bahwa Loch Ness, makhluk mitos, yang dijuluki "Nessie", mungkin terkait dengan plesiosaurus, mengingat cerita dan gambar kasarnya menunjukkan bahwa ia memiliki sirip, leher panjang, dan kepala kecil.

Namun, hingga saat ini, teori tentatif tersebut telah ditepis karena keyakinan bahwa plesiosaurus hanya hidup di air asin. Namun, penemuan di Maroko menunjukkan bahwa bisa keyakinan itu tidak sepenuhnya benar.

“Kami tidak benar-benar tahu mengapa plesiosaurus ada di air tawar. Agak kontroversial, tapi siapa bilang karena kami ahli paleontologi selalu menyebut mereka 'reptil laut', mereka harus hidup di laut? Banyak garis keturunan laut menyerbu air tawar,” kata Dr Nick Longrich, yang ikut menulis makalah tentang penemuan itu kepada The Telegraph.

BACA JUGA: Benarkah Monster Loch Ness Makhluk yang Nyata?

Rekan penulis Longrich, Dave Martill, profesor paleobiologi di University of Bath, mengatakan: "Yang mengherankan saya adalah bahwa sungai Maroko kuno berisi begitu banyak karnivora yang hidup berdampingan satu sama lain."

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Temuan itu, termasuk sisa-sisa hewan dewasa dan remaja, menunjukkan bahwa makhluk itu hidup bersama katak, ikan, kura-kura, dan pemangsa besar lainnya termasuk buaya dan dinosaurus Spinosaurus, yang dikenal sering memiliki habitat air.

Makalah ini menunjukkan bahwa pemakaian yang sering pada gigi plesiosaurus mirip dengan yang ditemukan pada gigi Spinosaurus yang ditemukan di Gurun Sahara Maroko, yang menyiratkan bahwa mereka memakan makanan yang sama, memperkuat teori bahwa mereka hidup setidaknya semi-permanen di ekosistem yang sama.

Universitas mengatakan fosil Maroko menunjukkan "Nessie" "pada satu tingkat, masuk akal," meskipun juga menegaskan bahwa catatan fosil menunjukkan spesies tersebut telah punah selama 66 juta tahun, demikian dilansir dari Arab News.

Plesiosaurus pertama yang diketahui digali di Dorset, Inggris, pada 1823, dan diberi namanya, yang berarti "dekat kadal" karena dianggap lebih dekat pada skala evolusi dengan kadal masa kini daripada reptil prasejarah lainnya yang ditemukan di daerah tersebut.

Makhluk-makhluk itu berenang dengan mengepakkan empat siripnya seperti kura-kura dan menjelajahi perairan Bumi dari akhir Periode Trias 215 juta tahun yang lalu hingga akhir Periode Kapur ketika banyak dinosaurus dan spesies lain juga punah.

Misteri Loch Ness dan monsternya mendapatkan popularitas di akhir 1800-an berdasarkan mitos Celtic kuno. Tetapi hubungan dengan plesiosaurus menjadi arus utama setelah seorang mahasiswa kedokteran hewan bernama Arthur Grant mengaku hampir menabrak binatang itu saat melewati danau itu dengan sepeda motornya pada 1934, mengatakan itu tampak seperti anjing laut tetapi dengan leher panjang dan kepala kecil.

Pada tahun yang sama, surat kabar Daily Mail ditipu untuk menerbitkan foto yang diklaim sebagai monster, lagi-lagi dengan leher panjang dan kepala kecil, terombang-ambing di perairan Loch Ness, Belakangan diketahui bahwa foto itu adalah hoaks yang dikirim ke koran. oleh mantan karyawan Mail.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini