Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bharada E Cabut BAP, Narasi 5 Kali Tembakan Kena 7 hingga Pelecehan Istri Ferdy Sambo Terbantahkan!

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 08 Agustus 2022 |16:40 WIB
Bharada E Cabut BAP, Narasi 5 Kali Tembakan Kena 7 hingga Pelecehan Istri Ferdy Sambo Terbantahkan!
Brigadir Yosua dan Irjen Ferdy Sambo/medsos
A
A
A

JAKARTA – Peristiwa berdarah di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo memasuki babak baru. Sebelumnya, Humas Polri menyebut peristiwa itu berawal dari baku tembak antara Bharada E dengan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

(Baca juga: Pistol HS-9 Brigadir J Digunakan Pelaku Tembak Dinding Rumah Ferdy Sambo dan Jari Korban untuk Skenario)

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan baku tembak antar-polisi diawali oleh Brigadir J, yang akhirnya meninggal ditembak Bharada E.

"Ibu Kadiv berteriak minta tolong, dan Brigadir J panik lalu keluar dari kamar," kata Ramadhan di Gedung Humas Mabes Polri, beberapa waktu lalu.

Mendengar teriakan tersebut, Bharada E yang sedang bertugas menjaga keamanan di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo langsung memeriksa dan bertanya dari lantai dua kepada Brigadir J yang berada di lantai satu.

(Baca juga: Bharada E Akui Tak Ada Baku Tembak, Jari Kanan Brigadir Yosua Ditembak Pistol HS-9 untuk Alibi)

Bukannya menjawab, Brigadir J malah melepaskan tembakan ke Bharada E hingga tujuh kali. Akibat peristiwa tersebut, Bharada E membalas tembakan sebagai bentuk pertahanan diri. dengan meletupkan tembakan hingga lima kali, dan mengakibatkan Brigadir J tewas di depan kamar istri Irjen Ferdy Sambo.

"Akibat tembakan tersebut terjadilah saling tembak. Dan berakibat brigadir J meninggal dunia," kata Ramadhan.

"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi dan alat bukti di TKP, ada 7 proyektil yang dikeluarkan dari Brigadir J dan 5 proyektil yang dikeluarkan dari Bharada E," tandasnya.

Pengakuan Bharada E

Tersangka pembunuhan Brigadir Yosua, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E membuat pengakuan mengejutkan. Dia memastikan tak ada baku tembak terkait tewasnya Brigadir Yosua.

Bharada E telah mengubah keterangan pada berita acara pemeriksaan (BAP). Dalam BAP terbaru, Bharada E juga mengungkapkan sejumlah nama terlibat dalam kematian Brigadir Yosua.

"Semalam kan udah di-BAP. Semua udah disebutin, udah dijelasin semua di situ," kata kuasa hukum Bharada E, Burhanuddin saat dikonfirmasi.

Burhanuddin juga mengatakan, berdasarkan pengakuan dari kliennya tersebut, luka di tangan kanan Brigadir J adalah karena tembakan senjata berjenis HS-9 yang dimiliki oleh Brigadir Yosua.

Selain menembak jari, senjata milik Brigadir J tersebut digunakan untuk menembak dinding hingga langit-langit rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. "Menembak itu dinding arah-arah itunya," terangnya.

Menurut Burhanuddin, senjata milik Brigadir Yosua jenis HS-9 digunakan pelaku penembakan lain guna menembak tangan kanan Brigadir J. Hal itu, kata Burhanuddin, sebagai bentuk alibi adanya aksi baku tembak keduanya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement