Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gara-Gara Covid-19, Lebih dari 2.000 Turis Terjebak di Xinjiang

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 15 Agustus 2022 |10:50 WIB
Gara-Gara Covid-19, Lebih dari 2.000 Turis Terjebak di Xinjiang
Objek wisata reruntuhan Kerajaan Jushi di Turban, Xinjiang, China. (Foto: Antara)
A
A
A

BEIJING - Sebanyak 2.003 wisatawan masih terjebak di Daerah Otonomi Xinjiang setelah wilayah barat daya China yang paling banyak dihuni warga etnis minoritas Muslim Uighur itu terserang gelombang terbaru kasus positif Covid-19 sejak awal bulan ini.

Hingga Sabtu (13/8/2022) malam, sebanyak 2.003 masih terjebak, demikian pernyataan Biro Pariwisata dan Kebudayaan Xinjiang kepada pers, Minggu (14/8/2022).

BACA JUGA:Pelanggaran HAM Berat Masih Menimpa Muslim Uighur di Xinjiang

Kebanyakan para wisatawan tersebut berada di objek-objek wisata musim panas di Prefektur Ili, Kota Turban, Kota Kashgar, dan Kota Urumqi, demikian dilansir dari ANTARA.

Otoritas setempat telah mengevakuasi sekitar 92.000 wisatawan dari 15 objek wisata berbintang lima di Xinjiang sejak 2 Agustus 2022 untuk dipulangkan ke daerahnya masing-masing.

Deputi Direktur Biro Pariwisata dan Kebudayaan Xinjiang, Yan Naimin, menginstruksikan para pengelola hotel dan agen perjalanan wisata mengembalikan uang muka pembayaran konsumen tanpa potongan apa pun terkait pembatalan akibat pandemi.

Beberapa wisatawan yang masih terjebak di Turban dan Kashgar hanya dikenai separuh biaya sewa hotel.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement