SHANGHAI - Otoritas Shanghai akan membuka lagi semua lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), menengah dan atas, hingga sekolah keperawatan mulai 1 September mendatang.
Menurut pernyataan dari Komisi Pendidikan Kota Shanghai, otoritas setempat akan mewajibkan semua guru dan murid untuk menjalani tes asam nukleat setiap hari sebelum meninggalkan sekolah.
Dikutip Antara, para guru dan murid juga diminta untuk menjalani "manajemen kesehatan mandiri" selama 14 hari di dalam kota sebelum pembukaan kembali dimulai.
Seperti diketahui, tempat-tempat pendidikan di kota yang menjadi pusat keuangan China itu telah berbulan-bulan ditutup akibat wabah Covid-19.
Baca juga: Kasus Covid-19 Turun, Shanghai Akan Cabut Lockdown di Perusahaan Mulai 1 Juli
Shanghai menutup semua sekolah pada pertengahan Maret sebelum kota itu menjalani penguncian (lockdown) pada April dan Mei untuk mengatasi wabah Covid-19 terburuk.
Baca juga: China Bangun Stasiun Tes PCR Covid-19 Secara Permanen, 9.000 Sudah Dibuat di Shanghai
Pada Juni lalu, kota itu mengizinkan siswa tingkat menengah dan atas untuk kembali belajar di sekolah, sedangkan siswa lainnya tetap melanjutkan belajar di rumah hingga akhir semester.
Kota terpadat di China itu melaporkan lima kasus baru Covid-19 yang ditularkan secara lokal dan semuanya tanpa gejala pada Sabtu (13/8/2022).
Jumlah kasus lokal secara nasional untuk hari yang sama tercatat pada angka 2.467.
Para pejabat mengatakan Shanghai telah memperpanjang kewajiban tes Covid-19 mingguan dan melanjutkan pemberian tes gratis hingga akhir September sebagai upaya mengendalikan penyebaran virus.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.