Share

Teror Busur Panah Kembali Hantui Makassar, Kali Ini Sasar 2 Pemuda Nongkrong di Pinggir Jalan

Muhammad Nur Bone, · Kamis 25 Agustus 2022 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 25 609 2654342 teror-busur-panah-kembali-hantui-makassar-kali-ini-sasar-2-pemuda-nongkrong-di-pinggir-jalan-IzeQiSk9QC.JPG Korban dengan anak panah yang masih menempel di bahu/ Foto: Muhammad Nur Bone

SULSEL - Teror anak panah kembali terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dua pemuda langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara setelah tertancap anak panah (busur) di bagian pinggang dan bahu.

Tersangka diketahui berjumlah empat orang yang berboncengan motor menyasar sejumlah pemuda dengan melepaskan anak panah lalu melarikan diri. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran pelaku yang diduga kawanan geng motor.

 BACA JUGA:Gunung Ibu di Halmahera Erupsi, Kolom Abu hingga 600 Meter

Dua warga yang menjadi korban diketahui bernama akmal (17) dan Yusran (20). Kedua korban ini sempat dilarikan di dua rumah sakit terdekat, namun ditolak hingga akhirnya dibawa di rumah sakit Bhayangkara Makassar.

Keduanya menjadi korban teror anak panah yang dilepaskan oleh pelaku di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar. Pelaku berjumlah empat orangsaling berboncengan motor. Tidak hanya itu, korban bahkan nyaris terkena parang. Beruntung korban menghindar dan berhasil kabur.

"Saya duduk di atas jembatan di pinggir jalan, tiba-tiba ada 2 motor boncengan. Saya tidak kenal. Saya nongkrong 4 orang. Sebelumnya di sana tidak ada tawuran. dia sempat buru pakai parang tapi kami kabur," kata Akmal, Kamis (25/8/2022).

 BACA JUGA:Resmikan Kampung Susun Cakung, Anies Sebut Jangan Ada Lagi Penggusuran

Para pelaku ini menyasar anak muda yang tengah nongkrong di pinggir jalan. Keduanya korban ini bekerja di pasar tradisional yang berada di lokasi itu. Usai melakukan teror, pelaku lalu melarikan diri.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Karena keterbatasan ekonomi, kedua korban dirujuk ke rumah sakit umum daerah daya Makassar untuk penanganan lebih lanjut, dengan biaya operasi yang sedikit lebih murah. Sebab, BPJS atau KIS tidak menanggung korban terkena anak panah.

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran pelaku teror busur yang terjadi di wilayah hukum Polsek Panakukang Makassar. Polisi juga masih belum bisa memberikan keterangan hingga para pelaku tertangkap.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini