Share

Duh! Narkoba Jenis Sabu Ditemukan Dalam Soto Ayam di Madiun

Lukman Hakim, Koran Sindo · Sabtu 27 Agustus 2022 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 27 519 2655699 duh-narkoba-jenis-sabu-ditemukan-dalam-soto-ayam-di-madiun-LEJSxn87jQ.jpg Petugas sedang mengecek narkoba jenis sabu di dalam soto ayam (Foto: Lukman Hakim)

SURABAYA – Soto ayam akan lebih gurih jika dinikmati dengan koya. Namun, seorang pengunjung Lapas Pemuda Madiun berinisial P punya resep lain. Dia membumbui soto ayam dengan paket narkoba.

Upaya penyelundupan narkoba jenis sabu itu berhasil digagalkan petugas penitipan barang di Lapas Pemuda Madiun pada Selasa 23 Agustus 2022 lalu.

"P mengaku hendak menitipkan soto ayam beserta makanan lain ke anaknya yang sedang menjalani program pembinaan di Lapas Pemuda Madiun," ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Zaeroji, Sabtu (27/8/2022).

 BACA JUGA:Bersama TNI dan Polri, Bobby Nasution Tegaskan Perang Terhadap Narkoba

Menurut Zaeroji, kejadian bermula ketika petugas memeriksa barang dan makanan di loket pemeriksaan. Sesuai dengan SOP yang berlaku, petugas menggeledah seluruh barang yang dititipkan.

"Petugas curiga ketika mulai menggunting salah satu leher ayam yang ada di dalam soto yang dibawa P," ujar Zaeroji.

BACA JUGA:Dalam 4 Hari, Polda Metro Tangkap 66 Tersangka Kasus Narkoba 

Leher ayam itu memang terlihat lebih besar dari ukuran normal. Lebih menggelembung. Saat digunting, lanjut Zaeroji, petugas kesulitan karena seperti ada benda yang mengganjal. Petugas pun membongkar leher ayam tersebut.

"Ada tiga bungkusan plastik hitam yang diselundupkan dalam tiga leher ayam yang berbeda," urai Zaeroji.

Tiga bungkusan hitam itu lalu diperiksa. Ternyata di dalamnya ada benda berwujud kristal yang dibungkus plastik klip. "Kami menduga itu adalah narkoba jenis sabu, dan setelah ditimbang berat total mencapai 5,36 gram," ungkap Kepala Lapas Pemuda Madiun Ardian Nova Christiawan.

Petugas langsung mengamankan P yang merupakan warga Nganjuk beserta barang bukti. Setelah diinterogasi, P mengatakan bahwa dirinya hendak menitipkan barang dan makanan untuk anaknya berinisial AP.

Bersama Satreskoba Polres Madiun Kota, petugas Lapas Pemuda Madiun lalu melakukan interogasi kepada AP. Saat itulah AP mengaku bahwa soto tersebut adalah titipan dari narapidana lain berinisial SA.

"Ibu P mengaku dititipi oleh teman SA yang menemuinya di jalan saat menuju lapas," terang Nova.

Saat ini, kata dia, baik AP maupun SA mendapatkan sanksi pengasingan di sel khusus. Hal ini sebagai bentuk komitmen lapas untuk memberikan kemudahan penyidik kepolisian dalam melakukan pengembangan perkara.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian, karena kami berkomitmen melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika," ujar Nova.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini