Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Digelar Pekan Depan, Kapolri Janji Tak Tutupi Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Minggu, 28 Agustus 2022 |10:56 WIB
Digelar Pekan Depan, Kapolri Janji Tak Tutupi Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji pihak kepolisian tidak akan menutup-nutupi proses rekonstruksi pembunuhan Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Pihak kepolisian telah menjadwalkan rekonstruksi pembunuhan yang melibatkan eks Kadiv Propam Ferdy Sambo (FS) ini pekan depan.

BACA JUGA:Kapolri: Berks Kasus Ferdy Sambo dalam Proses Penyelesaian

"Kalau kita semua tetap seperti komitmen kita, semuanya transparan tidak ada yang kita tutup-tutupi. Kita proses sesuai dengan fakta dan itu janji kita," kata Kapolri kepada media usai menghadiri Kirab Merah Putih di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (28/8/2022).

Terkait teknis rekonstruksi kata Listyo akan ditentukan penyidik. Namun ia tidak menjelaskan apakah proses rekonstruksi tersebut dapat diliput oleh awak media secara langsung atau awak media menunggu hingga proses pengumuman setelah rekonstruksi selesai dilaksanakan.

"Itu teknis ya itu biar diserahkan ke tim penyidik yang penting kita doakan (supaya kasus FS terang benderang)," jelas Listyo Sigit Prabowo.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, tim khusus (timsus) Polri menjadwalkan rekonstruksi terkait kasus pembunuhan Brigadir J pada Selasa (30/8/2022).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan, rekonstruksi itu akan digelar di tempat kejadian perkara (TKP) kematian Brigadir J, yaitu di rumah dinas eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Rekonstruksi tersebut kata Dedi Prasetyo akan menghadirkan 5 tersangka dalam kasus itu.

"Informasi kedua dari Pak Direktur Tindak Pidana Umum (Brigjen Andi Rian) rencana pada Selasa 30 Agustus akan dilaksanakan rekonstruksi di TKP Duren Tiga dengan menghadirkan seluruh tersangka," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/8/2022) malam.

Adapun kelima tersangka itu adalah Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (istri Ferdy Sambo), Bharada Richard Eliezer (berperan menembak Brigadir J), Bripka Ricky Rizal (ajudan Ferdy Sambo) serta Kuat Ma'ruf (asisten rumah tangga Ferdy Sambo).

Kelima tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana yakni Pasal 340 juncto 338 juncto 55 dan 56 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Dedi mengatakan, para tersangka juga akan didampingi pengacaranya saat menjalani rekonstruksi.

"Selain menghadirkan 5 tersangka juga didampingi pengacara, nanti bersama ikut di dalam menyaksikan rekonstruksi tersebut adalah JPU (jaksa penuntut umum)," pungkas Dedi Prasetyo.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement