Pada hari Sabtu, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengumumkan pemerintah akan mengadakan upacara peringatan di Gedung Parlemen di Canberra untuk menandai pengeboman 12 Oktober 2022. “Kami baru saja pada hari Sabtu mendapat secercah harapan untuk mengadakan beberapa upacara peringatan yang terjadi di Bali dan kemudian dua jam kemudian kami mengeluarkan video ini,” kata Laczynski, seperti dikutip news.com.au.
“Orang ini, dia bisa dengan baik dan benar berjalan di jalan-jalan Kuta di Bali pada saat upacara berlangsung. Tidak terbayangkan dia bahkan bisa dibebaskan.”
Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan dia tidak memiliki apa-apa selain "penghinaan" dan jijik atas tindakan Umar Patek, menambahkan pembebasannya yang lebih awal hanya akan memperbarui kesusahan dan trauma bagi keluarga korban yang berduka.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.