Selain itu, para pilot juga menuntut program baru liburan yang dibayar, yang menurut maskapai itu akan meningkatkan biaya pengelolaan stafnya sekitar 40%, atau sekitar 900 juta euro (Rp13 juta) selama dua tahun.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.