Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kesaksian PNS di Balik Penjara Rahasia Libya, Tetap Bertahan Hidup Adalah Keajaiban

Susi Susanti , Jurnalis-Sabtu, 03 September 2022 |13:12 WIB
Kesaksian PNS di Balik Penjara Rahasia Libya, Tetap Bertahan Hidup Adalah Keajaiban
Kesaksian PNS di balik penjara rahasia Libya (Foto: BBC)
A
A
A

"Mereka tidak memberi saya air selama tiga hari berturut-turut dan datang memukuli punggung saya tiga kali sehari. Mereka tidak mengajukan pertanyaan apa pun, tidak ada apa-apa," ungkapnya.

Setelah sekitar dua minggu, Elhouderi akhirnya dibawa untuk diinterogasi, dan sebagian besar pemukulan dihentikan.

Dia dibawa ke hadapan jaksa, dan sebulan kemudian, pada pertengahan November 2020, dia dipindahkan bersama salah satu rekannya - yang juga telah ditahan - ke penjara negara bagian al-Rweimi di distrik Ain Zara Tripoli.

"Pada hari kami pergi ke penjara itu, rasanya seperti: 'Wow, kami bebas. Meskipun kami berada di penjara, setidaknya kami berada dalam sebuah sistem,” ujarnya.

"Kami tidak tahu bahwa kami akan menghabiskan 13 bulan lagi di fasilitas itu,” terangnya.

Pada saat dia ditahan, Elhouderi telah bekerja di departemen interpretasi dan penerjemahan Kementerian Luar Negeri hanya beberapa bulan.

Dia adalah seorang PNS papan atas dengan latar belakang Informasi Teknologi (IT) dan hak asasi manusia (HAM), dia baru-baru ini dinominasikan sebagai kepala departemen Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), sebuah promosi yang pada akhirnya memiliki konsekuensi dan ‘harga’ yang mahal.

Awalnya, Elhouderi dituduh melanggar sistem informasi rahasia kementerian. Outlet berita mengumumkan dia telah ditahan pada pertengahan Oktober 2020, menyampaikan pernyataan dari kantor Kejaksaan Agung yang mengatakan dia telah ditangkap oleh dinas intelijen.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement