Karena tidak mendapat jawaban, Habibie mengulangi pertanyaan dengan menekankan pentingnya ketulusan mengemukakan isi hati mereka berdua apa adanya.
"Saya tidak memiliki kawan atau teman dekat dan khusus,” jawab Ainun sambil memandang mata Habibie.
Hati Habibie berdebar mendengar jawaban Ainun dan matanya bertemu lagi dengan pandangan mata yang sejak kemarin beberapa kali bertemu. Mata Ainun yang sejak kemarin telah memberi getaran jiwa dan Habibie rindukan sepanjang masa.
Tanpa disadari waktu begitu cepat berlalu dan mereka berdua sambil berpegangan tangan tiba kembali di rumah Rangga Malela. Masih banyak tamu dan beberapa pemuda duduk di depan rumah memperhatikan kedatangan kami.
Sejak itu Habibie secara batin tidak pernah berpisah dengan Ainun dan demikian pula Ainun dengan Habibie.
(Widi Agustian)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.