Lebih lanjut, monitoring melalui dashboard bersama PT Pos itu dilakukan dengan memasukan username dan password yang diberikan oleh PT pos kepada admin yang memang terbatas di Kemensos. Diantaranya, Menteri Sosial, Dirjen, Sekjen serta Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Pada tahap pertama, BLT BBM disalurkan kepada kurang lebih 18,48 juta dari 20,65 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sisanya sebesar 313.244 KPM yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) itu tengah dilakukan pembersihan. Serta 1.850.000 lainnya dilakukan persiapan data oleh PT Pos dan Kemensos guna memastikan BLT BBM tepat sasaran.
BLT itu sendiri diberikan kepada masyarakat selama empat bulan, per bulannya diberikan Rp150.000 dan diberikan dua kali kepada penerima. Artinya penerima bantuan mendapat Rp300.000 pada bulan September dan Desember 2022 melalui PT Pos Indonesia.
(Widi Agustian)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.