Share

Evakuasi Nenek yang Tercebur Septic Tank Sedalam 30 Meter Berlangsung Dramatis

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 09 September 2022 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 09 519 2664267 evakuasi-nenek-yang-tercebur-septic-tank-sedalam-30-meter-berlangsung-dramatis-ttrtNiThp3.jpg Evakuasi nenek yang tercebur septic tank berlangsung dramatis (Foto : MPI/Istimewa)

MALANG - Nenek di Malang tewas usai tercebur ke dalam septic tank di rumahnya. Nenek bernama Mutiyah (60) warga Desa Karangsari RT 32 RW 6 Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, meninggal saat jamban di rumahnya ambrol, evakuasi jenazah pun berlangsung dramatis.

Dari informasi yang dihimpun, awalnya Mutiyah hendak buang air besar di jamban yang ada di pekarangan rumahnya, sekitar pukul 05.00 WIB pada Jumat pagi (9/9/2022). Namun, sudah satu jam Mutiyah tak juga kembali, sehingga keluarganya curiga dan mengeceknya sekitar pukul 06.00 WIB.

Ternyata jamban tempat Mutiyah buang air besar sudah ambrol, dengan kondisi korban terjatuh di dalamnya. Pihak keluarga lantas meminta tolong tetangga dan diteruskan ke perangkat desa. BPBD dan PMI Kabupaten Malang yang menerima laporan pun langsung turun tangan mengevakuasi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan membenarkan, pihaknya mengevakuasi perempuan yang terjatuh ke dalam lubang septic tank di rumahnya.

"Betul kejadiannya dari laporan keluarga korban jam 5, saat itu korban pamit buang air besar di jamban di pekarangan rumahnya. Kami menerima laporan jam 08.00 WIB," kata Sadono saat dikonfirmasi MNC Portal, pada Jumat sore (9/9/2022).

Berdasarkan pengakuan keluarga korban curiga karena Mutiyah tak juga kembali meski telah satu jam pamit buang air besar. Saat dicek pukul 06.00 WIB, ternyata jamban rumahnya ambrol dan korban terjatuh ke dalamnya.

"Kami kerahkan tiga personel untuk mengevakuasi korban dari kedalaman kurang lebih 30 meter," kata dia.

Menurut Sadono proses evakuasi berjalan dramatis dan cukup memakan waktu lama. Kedalaman septic tank yang mencapai 30 meter dengan diameter lubang hanya sekitar 1,5 meter menjadi penyebabnya.

Petugas gabungan dari BPBD, PMI, kepolisian, TNI, dibantu warga menggunakan alat katrol. Petugas lantas turun secara vertikal ke dalam jamban untuk mengaitkan tali dan perlengkapan evakuasi ke korban yang ada di dalam jamban.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sempitnya lubang, membuat korban ditarik pelan-pelan dengan katrol hingga menuju atap jamban. Tampak korban saat berhasil dievakuasi ke atas sudah tak bergerak.

"Korban tervekuasi dalam kondisi sudah meninggal dunia dan langsung diserahkan ke keluarga," tuturnya.

Dirinya menambahkan, pihak keluarga bersedia menerima kematian Mutiyah dan langsung dimakamkan pada Jumat siang. "Langsung kami serahkan ke keluarga dan sama keluarganya langsung dilakukan proses pemakaman," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini