Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Studi: 4 Negara Penyebab Terbesar Hilangnya Hutan Tropis Akibat Pertambangan, Termasuk Indonesia

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 15 September 2022 |12:41 WIB
Studi: 4 Negara Penyebab Terbesar Hilangnya Hutan Tropis Akibat Pertambangan, Termasuk Indonesia
Penelitian terbaru menunjukkan 4 negara penyebab hilangnya hutan tropis, termasuk Indonesia (Foto: Reuters)
A
A
A

LONDON Penelitian baru menunjukkan pertambangan skala industri untuk bahan-bahan seperti batu bara, emas, dan bijih besi memacu deforestasi tropis. Ini terjadi akibat hutan yang dulunya tidak dapat ditembus akhirnya dibuka untuk tambang dan akses jalan.

Dalam studi pertama yang mengukur dampak pertambangan industri terhadap hilangnya hutan tropis, tim ilmuwan internasional menemukan hanya empat negara yang paling banyak disalahkan dan bertanggung jawab akan hal itu, yakni Brasil, Indonesia, Ghana, dan Suriname.

Menurut penelitian yang diterbitkan pada Senin (12/9/2022) di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, empat negara kaya hutan ini menyumbang sekitar 80% deforestasi tropis yang disebabkan oleh operasi penambangan skala besar dari 2000 hingga 2019.

Sedangkan, setidaknya 70% deforestasi dilakukan untuk membuka lahan untuk pertanian. Para ilmuwan menyebut pertambangan industri memicu kekhawatiran karena meningkatnya selera global akan mineral yang digunakan dalam teknologi energi bersih untuk memerangi perubahan iklim.

Baca juga: 5 Negara Ini Miliki Jenis Pohon Terbanyak di Dunia, Indonesia Punya 5.623 Spesies!

“Transisi energi akan membutuhkan mineral dalam jumlah yang sangat besar – tembaga, lithium, kobalt – untuk teknologi dekarbonisasi,” kata rekan penulis Anthony Bebbington, seorang ahli geografi di Clark University di Massachusetts, dikutip CNN.

Baca juga: Intip Hutan yang Jadi Pemakaman Mobil Selama 70 Tahun, Peninggalan Perang Dunia II

"Kami membutuhkan lebih banyak alat perencanaan di pihak pemerintah dan perusahaan untuk mengurangi dampak penambangan terhadap hilangnya hutan,” lanjutnya.

Studi tersebut mengatakan tambang di seluruh dunia mengekstrak lebih dari dua kali jumlah bahan baku daripada yang mereka lakukan pada 2000.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement