Share

Ejek FBI yang Tengah Memburunya, Hacker Ini Hidup Mewah dan Gunakan Mobil Bertuliskan 'Pencuri'

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 16 September 2022 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 18 2668389 ejek-fbi-yang-tengah-memburunya-hacker-ini-hidup-mewah-dan-gunakan-mobil-bertuliskan-pencuri-POvLgrMqHs.JPG Maksim Yakubets, hacker yang paling diburu FBI dengan mobil Lamborghini-nya yang bertuliskan 'pencuri'/Foto: BBC

JAKARTA - FBI tengah memburu pelaku kejahatan siber. Dalam daftar panjang mereka, nama-nama yang diburu kebanyakan adalah warga negara Rusia. BBC pun menelusuri satu nama dan mencoba mewawancarainya di rusia.

Bersama seorang penerjemah dan juru kamera, wartawan BBC yang bernama Joe Tidy pun masuk ke blok apartemen. Ketika mengetuk salah satu pintu apartemen, seorang pria muda menjawab dan seorang perempuan tua yang penasaran mengintip dari dapurnya.

 BACA JUGA:Lantunan Asmaul Husna Iringi Massa BEM SI Bubarkan Diri di Patung Kuda

Tidy mengisahkan, kami mengetuk salah satu pintu dan seorang pemuda menjawab. "Igor Turashev? Tidak, saya tidak kenal namanya," katanya, dilansir Kamis (15/9/2022).

"Keluarganya terdaftar di sini, jadi siapa Anda?" kami bertanya.

Setelah beberapa obrolan ramah, kami menjelaskan bahwa kami adalah reporter dari BBC, dan suasana tiba-tiba berubah.

 BACA JUGA:Musso, Tokoh PKI yang Belajar Komunisme Langsung dari Stalin di Uni Soviet

"Saya tidak akan memberi tahu Anda di mana dia dan Anda seharusnya tidak berusaha menemukannya. Anda seharusnya tidak datang ke sini," kata si pemuda dengan marah.

Saya tidak bisa tidur nyenyak malam itu, memikirkan berbagai nasihat dari orang-orang yang bekerja di sektor keamanan.

Beberapa mengatakan bahwa melacak penjahat siber yang dicari FBI di negara asal mereka adalah usaha yang berisiko.

"Mereka akan punya penjaga bersenjata," kata mereka. "Anda akan berakhir mati di parit di suatu tempat," yang lain memperingatkan. Yang lainnya mengatakan saya akan baik-baik saja, "Mereka cuma kutu buku ahli komputer."

Semuanya berujar bahwa kami tidak akan bisa mendekati mereka.

Dalam konferensi pers tiga tahun lalu, FBI menyebut nama delapan anggota kelompok hacker Rusia, Evil Corp, menuduh Igor Turashev dan pemimpin geng tersebut, Maksim Yakubets, mencuri atau memeras lebih dari US$100 juta (Rp1,4 teriliun) dalam peretasan yang berdampak pada 40 negara berbeda.

Korbannya berkisar dari usaha kecil hingga perusahaan multinasional seperti Garmin, serta lembaga amal dan sekolah. Dan itu baru yang kita ketahui.

Departemen Kehakiman AS mengatakan orang-orang itu adalah "perampok bank berteknologi siber" yang melakukan serangan ransomware, atau meretas akun untuk mencuri uang.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Pengumuman itu membuat Maksim Yakubets, yang saat itu baru berusia 32 tahun, menjadi poster boy untuk peretas playboy Rusia.

Rekaman video geng tersebut, yang diperoleh Badan Kejahatan Nasional Inggris, menunjukkan orang-orang mengendarai Lamborghini, tertawa-tawa dengan gumpalan uang tunai dan bermain dengan anak singa peliharaan.

Dakwaan FBI terhadap kedua pria itu adalah hasil kerja bertahun-tahun, termasuk wawancara dengan beberapa mantan anggota geng dan penggunaan forensik siber.

Beberapa informasi berasal dari tahun 2010, ketika polisi Rusia masih bersedia untuk berkolaborasi dengan sejawat mereka di AS.

Hari-hari itu sudah lama berlalu. Pemerintah Rusia secara rutin menepis tuduhan peretasan yang dilayangkan AS terhadap warganya.

Faktanya, para peretas tidak hanya dibiarkan hidup dengan bebas, mereka juga direkrut oleh lembaga keamanan.

 BACA JUGA:Terkuak! Simbol Rahasia Rangkaian Bunga di Peti Jenazah Ratu Elizabeth II

Penyelidikan kami terhadap Maksim Yakubets dimulai di tempat yang tidak terduga, sebuah lapangan golf sekitar dua jam perjalanan dari Moskow.

Ini adalah lokasi pernikahannya yang spektakuler pada tahun 2017, video acara itu kemudian dibagikan secara luas.

Menariknya, wajah Yakubets tidak pernah terlihat dalam video, yang direkam oleh sebuah perusahaan produksi video pernikahan, tetapi kita dapat menyaksikannya menari mengikuti musik yang dibawakan oleh seorang penyanyi Rusia terkenal di bawah pertunjukan cahaya yang megah.

Perencana pernikahan, Natalia, tidak mau menjelaskan secara spesifik tentang hari besar Yakubets tapi ia menunjukkan kepada kami beberapa lokasi utama, termasuk bangunan berpilar yang diukir dari perbukitan di dekat danau.

"Ini kamar eksklusif kami," ujarnya. "Pengantin baru suka masuk ke dalam untuk pemotretan dan bercumbu."

Saat kami dibawa berkeliling dengan kereta golf, saya melakukan beberapa perhitungan.

Dengan hal-hal yang sejauh ini diberitahukan kepada kami, pernikahan akbar ini akan menelan biaya jauh lebih besar daripada perkiraan yang saya dengar sebelumnya, yaitu sekitar US$250.000 (Rp3,5 miliar). Ongkos totalnya bisa jadi mendekati setengah juta dolar, atau bahkan US$600.000 (Rp8,5 miliar).

 BACA JUGA:Kena Mental, Kesehatan M Said Drop Usai Dituduh sebagai Hacker Bjorka

Kami tidak tahu bagaimana hari istimewa itu dibiayai, tetapi jika Yakubets yang membayarnya, itu menjadi indikasi akan betapa mewahnya gaya hidupnya.

Bahkan, dalam satu informasi yang lain disebutkan bahwa Maksim Yakubets mengendarai mobil Lamborghini dengan tulisan "pencuri" dalam bahasa Rusia. Hal ini seakan mengejek FBI yang pihak-pihak lain yang tengah memburunya.

Pada satu alamat, seorang pria kedengaran tertawa di interkom ketika kami menjelaskan dari mana kami berasal.

"Maksim Yakubets tidak ada di sini. Dia mungkin sudah tidak ada di sini selama 15 tahun. Saya ayahnya," katanya.

Yang mengejutkan kami, Yakubets senior kemudian keluar ke lorong dan memberi kami wawancara 20 menit yang penuh semangat di depan kamera. Ia dengan marah mengutuk otoritas AS karena telah mendakwa putranya.

Hadiah US$5 juta AS (Rp71,2 miliar) untuk penangkapan putranya - hadiah tertinggi yang pernah ditawarkan untuk seorang penjahat siber - telah membuat keluarga itu hidup dalam ketakutan akan serangan, kata Yakubets.

Ia mendesak agar kami mempublikasikan kata-katanya.

"Amerika menciptakan masalah bagi keluarga saya, bagi banyak orang yang mengenal kami, bagi kerabat kami. Untuk apa? Keadilan Amerika telah berubah menjadi keadilan Soviet. Ia tidak ditanyai, ia tidak diinterogasi, tidak ada prosedur yang akan membuktikan bahwa ia bersalah."

Ia membantah bahwa putranya adalah penjahat siber. Ketika saya bertanya menurutnya, bagaimana putranya bisa menjadi begitu kaya, ia tertawa, dan mengatakan saya melebih-lebihkan biaya pernikahannya dan bahwa mobil-mobil mewahnya hanya sewaan.

Gaji Maksim lebih tinggi dari rata-rata, katanya, karena "ia bekerja, ia dibayar, ia punya pekerjaan".

"Kalau begitu, apa pekerjaannya?" Saya bertanya.

"Kenapa saya harus beri tahu Anda?" dia membalas. "Bagaimana dengan kehidupan pribadi kami?"

Yakubets senior mengatakan ia tidak pernah berkontak dengan putranya sejak ia didakwa, jadi tidak bisa menghubungkan kami dengannya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini