BOGOR - Warga Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor yang mengalami pergeseran tanah masih waspada. Karena, tanah di lokasi masih mengalami pergeseran.
"Tanahnya bergerak terus sampai sekarang bergerak, warga dihimbau waspada," kata Ketua RT setempat Unus kepada wartawan, Kamis (16/9/2022).
BACA JUGA:Belasan Rumah Rusak Terdampak Pergerakan Tanah di Bogor, Warga Mengungsi
Unus menceritakan pergeseran tanah yang terjadi di wilayahnya mulai terjadi sekira pukul 07.00 WIB pada Rabu 14 September 2022. Awalnya, retakan hanya kecil, tetapi terus membesar hingga sekarang.
"Dari kemaren kan ada retak kecil, sempet dibetulin, siang-siang eh tambah gede tambah gede retaknya. Dari jam 7 pagi udah bergeser, yang lebih kencengnya jam 10-an siang, paling parah," jelasnya.
BACA JUGA:Bencana Banjir dan Longsor Mengintai, Ridwan Kamil: Jabar Siaga 1
Tidak ada tanda-tanda pergeseran tanah yang dirasakan warga. Hanya, ketika kejadian terdengar seperti suara retakan dari bangunan rumah warga.
"Gak kerasa, langsung gerak aja, paling yang ada bangunan-bangunan baru kerasa retak-retakan gitu. Ada suara-suara kaya petasan gitu, mungkin dari keramik, besi gitu pecah-pecah," ungkapnya.