Share

Cari Ikan, 2 Bocah SD Tewas Tersetrum Gemparkan Warga

Erfan Erlin, iNews · Minggu 18 September 2022 07:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 18 510 2669769 cari-ikan-2-bocah-sd-tewas-tersetrum-gemparkan-warga-AWuLhCecr8.jpg Dua bocah SD ditemukan tewas tersetrum di dekat kolam. (Ilustrasi/Freepik)

SLEMAN - Dua bocah SD di Kalurahan Kalitirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, Yogyakarta tewas tersetrum listrik pada Sabtu (16/9/2022). Keduanya ditemukan tewas di dekat kolam ikan setempat.

Kapolsek Berbah, AKP Parliska, membenarkan peristiwa tersebut. Kedua bocah itu adalah FA (8), siswa kelas III SD dan FM (12) siswa kelas VI SD. Mereka berasal dari RT yang berbeda di Padukuhan Sumber Lor, Kalurahan Kalitirto.

"Benar ada peristiwa tersebut. Keduanya sering terlihat main bebarengan dengan bocah lain di Padukuhan tersebut," ujar Parliska, Sabtu (18/9/2022).

Ia menambahkan, pihaknya mendapat laporan warga ada dua bocah yang ditemukan meninggal dunia di kolam ikan. Salah satunya dalam posisi terlilit kabel listrik lampu penerangan lampu.

Saat itu, salah satu warga ada yang diberitahu teman-teman korban. Kedua korban tersetrum kabel lampu penerangan di sebuah kolam. Warga kemudian mendatangi kolam.

"Benar saat itu korban FM ditemukan dengan kondisi kaki sebelah kanan terlilit kawat," ujarnya.

Parliska belum mengetahui secara pasti kondisi FA ketika ditemukan warga. Namun usai ditemukan, warga berusaha menyelamatkan kedua bocah tersebut dengan membawanya ke rumah sakit (RS).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Keduanya dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis di instalasi gawat darurat (IGD). Namun berdasarkan keterangan dokter piket, korban FA sewaktu tiba di RS kondisi detak jantungnya masih ada namun denyut nadinya sudah tidak ada.

"Tak berselang lama, nyawa korban tidak tertolong. FA meninggal dunia di RS. Sementara itu, korban FM sudah tidak bernyawa ketika masuk ke IGD," tuturnya.

Parliska menambahkan keduanya meninggal akibat kesetrum jaringan kabel listrik penerangan lampu, yang dipancangkan dengan tali kawat. Kemunginan keduanya terkena setrum tegangan listrik kawat, yang digunakan sebagai tali pancang kabel lampu penerangan.

"Kami masih menyelidiki peristiwa tersebut," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini