Share

5 Penangkapan Hacker, Ada yang Dipenjara 13 Tahun

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Rabu 21 September 2022 15:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 18 2672119 5-penangkapan-hacker-ada-yang-dipenjara-13-tahun-pMeNoUyeyC.jpg Ilustrasi (Foto : Gohacking)

PERETASAN menjadi ancaman besar bagi dunia siber internasional. Data-data pribadi bisa dicuri, sehingga menimbulkan kerugian yang sangat besar.

Para hacker yang sudah menjalankan aksinya berhasil ditangkap pihak kepolisian demi mempertanggungjawabkan perbuatannya. Berikut adalah 5 hacker yang ditangkap oleh aparat penegak hukum.

1. Ngo Minh Hieu

Ngo Minh Hieu merupakan hacker asal Vietnam yang ditangkap pihak kepolisian Amerika Serikat (AS) di tahun 2013, saat ingin masuk ke AS. Ia ditahan atas tuduhan mencuri dan memperdagangkan informasi pribadi di dunia maya sehingga harus mendekam di dalam bui selama 13 tahun.

Ngo yang kala itu masih berusia 25 tahun berhasil mencuri setidaknya 200 juta data pribadi masyarakat AS dan menjualnya di situs gelap, sepanjang tahun 2007 hingga 2013. Dari aksinya itu, Ngo berhasil menghasilkan uang hampir USD2 juta.

Menyusul aksinya itu, pihak berwajib mengatakan sudah menerima sekitar 10 ribu surat pengaduan dari korban. Melansir Vice, salah satu korbannya adalah ibu rumah tangga yang harus menjual rumahnya akibat datanya pribadinya disebarluaskan hingga dirinya terlilit utang.

Di kalangan hacker, Ngo dikenal dengan nama hieupc dan traztaz659. Pria yang lahir di Gia Lai, 1989 ini sempat mengenyam pendidikan di Unitec Institute of Technology yang terletak di Auckland, Selandia Baru pada tahun 2008 sampai 2009.

2. Kevin Mitnick

Hacker terkenal asal AS, Kevin Mitnick, ditangkap FBI pada tahun 1995 dan dikenakan hukuman 5 tahun penjara karena melakukan tindak kejahatan dunia maya. Mitnick membobol sistem komputer perusahaan DEC (Digital Equipment Corporation) dan menyalin perangkat lunaknya. Wired menyebut, Mitnick memulai aksi peretasan pertamanya ketika usianya baru menginjak 12 tahun. Kala itu, ia meretas sistem transportasi umum di Los Angeles, sehingga dirinya bisa naik bus secara gratis.

Penangkapan Mitnick terjadi usai keberadaannya diendus FBI, ketika bersembunyi di Raleigh, Carolina Utara. Usai menjalani masa hukumannya, Mitnick memilih untuk menjadi hacker baik dan membantu masyarakat yang terkena permasalahan dunia maya. Ia bekerja sebagai konsultan keamanan komputer dan menulis buku berjudul โ€œGhost in the Wiresโ€. Kepribadian Mitnick saat ini jauh berubah dan sudah lebih positif. Ia disegani sebagai hacker hebat dan penjaga keamanan siber.

3. Albert Gonzalez

Nama Albert Gonzalez diakui sebagai peretas besar karena berhasil mencuri kartu kredit melalui sistem komputer. Pria asal Kuba ini mempunyai beberapa nama lain, seperti kingchilli, 201679996, dan j4guar17. Gonzalez ditangkap polisi pada tahun 2010 dan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Saat ditangkap, Gonzalez menyampaikan permintaan maafnya karena sudah menggasak sekitar 130 juta akun sehingga merugikan berbagai perusahaan, bank, dan pihak asuransi senilai USD200 juta. Melansir ABC News, Gonzalez menyelinap ke jaringan komputer perusahaan ritel besar, seperti Boston Market, TJ Maxx, Barnes&Noble, dan OfficeMax. Ia akan meretas sistem pembayaran Heartland dan mengambil alih transaksi kartu kreditnya.

Menurut pihak berwenang, dalam menjalankan operasinya, Gonzalez dibantu dua rekan konspiratornya. Ia sendiri mampu mengumpulkan USD2,8 juta yang masuk dalam kantongnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

4. Jonathan James

Pada tahun 2000, James ditangkap dan dijatuhi hukuman 6 bulan penjara karena telah meretas NASA dan Departemen Pertahanan AS. James yang kala itu berusia 16 tahun dianggap masih remaja dan dijebloskan ke dalam sel khusus remaja. Melansir The New York Times, James didapuk sebagai peretas remaja pertama yang dijatuhi hukuman penjara.

Saat menjadi terdakwa, nama asli James tidak dipublikasi lantaran ia mempunyai nama lain, comrade. Namun sang ayah, Robert, justru mengungkapkan nama anaknya usai mengaku bersalah. Menurutnya, publik harus memiliki gambaran jelas tentang anaknya dan mengetahui kejahatannya. Ayah James diketahui merupakan seorang analis sistem komputer yang telah 20 tahun berkarier.

5. Kevin Poulsen

Peretas asal Pasadena, AS, Kevin Lee Poulsen atau Kevin Poulsen mengaku bersalah dan ditangkap pada 1991. Ia dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dan dilarang menggunakan komputer atau internet selama 3 tahun usai bebas. Sebelumnya, Poulsen mengambil alih seluruh saluran telepon radio KIIS-FM asal Los Angeles.

Dengan begitu, ia berhasil memenangkan kuis berhadiah sebuah mobil mewah. FBI langsung mengejar Poulsen, namun ia bersembunyi di sebuah ruang bawah dan menyandang status sebagai buronan. Hukuman yang menimpa Poulsen itu menjadi hukuman terlama yang dijatuhi kepada seorang peretas kala itu. (Ajeng Wirachmi - Litbang MPI)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini