JAKARTA – Peramal buta Bulgaria, Baba Vanga, yang dikenal dengan julukan ‘Nostradamus dari Balkan’ telah membuat prediksi untuk 2022. Dua di antara ramalan Baba Vanga untuk tahun ini telah menjadi kenyataan.
Baba Vanga, yang bernama asli Vangelia Gushterova, mengklaim bahwa dia diberi hadiah yang sangat langka dari Tuhan untuk melihat ke masa depan setelah dia secara misterius kehilangan penglihatannya pada usia 12 tahun.
BACA JUGA: Peramal Buta Baba Vanga Terkenal 'Tokcer', Ini 12 Ramalannya yang Terbukti Jadi Kenyataan
Sebelum meninggal pada 1996, Baba Vanga telah meninggalkan prediksi yang berlangsung hingga 5079, tahun yang dia yakini menjadi saat dunia akan berakhir. Sejauh ini 85 persen ramalannya disebut-sebut telah terbukti.
Dia di antaranya diklaim telah meramalkan Serangan 9/11, Brexit, kematian Putri Diana, dan kepresidenan Barack Obama.
Diwartakan Times Now, untuk 2022, Baba Vanga telah meramalkan bahwa beberapa negara Asia dan Australia akan dilanda "serangan banjir yang hebat". Sebagian besar pantai timur Australia mengalami hujan lebat dan banjir tahun ini, sementara Pakistan mengalami banjir dahsyat yang membuat jutaan orang terdampak.
Baba Vanga juga menyarankan kota-kota besar akan dilanda kekurangan air akibat kekeringan.
Pada 12 Agustus, kekeringan secara resmi diumumkan di beberapa bagian Inggris. Departemen Lingkungan, Pangan, dan Urusan Pedesaan (DEFRA) mengkonfirmasi bahwa sebagian Barat Daya, sebagian Inggris selatan dan tengah, dan Inggris Timur akan dipindahkan ke status kekeringan.
Sebelumnya, Portugal dan Italia mengimbau warganya untuk membatasi penggunaan air. Italia dikatakan mengalami kekeringan terburuk sejak 1950-an.