Share

Bawa Balita, 8 Pendaki Tersesat di Gunung Soputan

Subhan Sabu, Okezone · Senin 26 September 2022 20:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 340 2675466 bawa-balita-8-pendaki-tersesat-di-gunung-soputan-7ykldZTqTu.JPG Pendaki yang tersesat (Foto: Ist)

MITRA - Delapan orang pendaki dan satu Balita tersesat ketika turun usai melakukan pendakian di gunung Soputan yang berlokasi di Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara pada Minggu (25/9/2022) dinihari

Basarnas Manado yang menerima laporan tersebut kemudian menurunkan satu tim rescue untuk bergerak cepat di karenakan ada balita yang ikut dalam pendakian.

Kepala kantor Basarnas Manado, Monce Brury mengatakan bahwa basarnas Manado menerima informasi ada Delapan pendaki yang akan turun gunung soputan melalui jalur desa Tumaratas tersesat di jalan.

"Setibanya di desa tumaratas tim langsung berkoordinasi dengan Kelompok Pelestarian Sumber Daya Alam (KPSDA) Desa Tumataras, tim langsung bergerak ke atas melalui jalur Desa Tumataras Bersama KPSDA," kata Monce, Senin (26/9/2022).

Tim sepanjang jalan melaksanakan pencarian dengan berteriak agar para pendaki yang tersesat mendengarkan teriakan-teriakan tim. Sampai dengan menjelang subuh tim sar gabungan beristirahat sejenak di basecamp Elas Wongker.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Pencarian dilanjutkan kembali dengan jalan kaki dan menggunakan motor trail, dan sekitar pukul 08.00 WITA tim sar gabungan menemukan korban di pinggir jalan sedang beristirahat," ujar Monce.

Menginggat balita mengalami gejala hypothermia, tim sar gabungan langsung mengevakuasi korban dan balita menggunakan motor untuk dibawa turun untuk segera mendapatkan penanganan medis dari tim rescue di lapangan.

"Semua korban dievakuasi dalam keadaan selamat. Terima kasih kepada tim sar gabungan yang sudah menemukan 8 pendaki yang tersesat, kami imbau kepada seluruh masyarakat yang akan mendaki gunung persiapkan fisik dan perbekalan agar pada saat di gunung tidak kesulitan dalam logistik, banyak aspek pendaki yang mengalami tersesat di gunung maka dari itu perlu disiapkan matang matang yang ingin di bawa ke puncak apalagi ini ada balita sangat sangat riskan apabila perbekalan tidak cukup dan memaksakan sampai kepuncak," pungkasnya

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini