Share

Mengaku Anak Pemilik Kos, Pemuda di Malang Gelapkan Uang untuk Judi Online

Avirista Midaada, Okezone · Senin 26 September 2022 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 519 2675204 mengaku-anak-pemilik-kos-pemuda-di-malang-gelapkan-uang-untuk-judi-online-c0NGZdmzh6.jpg Pria yang menggelapkan uang dengan mengaku sebagai anak pemilik kos/Foto: Polsek Dau

MALANG - Berkedok pengakuan sebagai anak pemilik rumah kos, pemuda di Malang menggelapkan uang pembayaran kosan penghuninya hingga jutaan rupiah.

Pemuda berinisial MF (27) ini dilaporkan oleh pemilik kos di Bukit Cemara Tujuh, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, berinisial NCM (65).

 BACA JUGA:6 Fakta Kontroversial Hasnaeni Moein, Wanita Emas Tersangka Kasus Korupsi yang Histeris Saat Dibawa ke Rutan

Kapolsek Dau Kompol Triwik menuturkan pelaku berhasil diamankan pada Minggu dini hari kemarin (25/9/2022) sekitar pukul 01.00 WIB di rumah kos di Perumahan Bukit Cemara Tujuh. Pemuda asal Kelurahan Bandungrejosari, Sukun, Kota Malang ini mengumpulkan uang pembayaran kos dari penghuninya, tapi tidak disetorkan ke NCM.

Kecurigaan pemilik kos ini terbongkar saat sang pemilik mendatangi rumah kosnya pada Sabtu (24/9/2022) sekitar pukul 18.00 WIB.

 BACA JUGA:KSAD Dudung Beri Hormat ke Panglima Andika Perkasa Usai Rapat di DPR

"Ketika pelapor mengecek kos miliknya, ia curiga karena banyak kendaraan parkir. Sedangkan penjaga kos MF (27) tidak memberitahunya jika ada penghuni kos yang menempati bangunannya tersebut," kata Triwik saat dikonfirmasi pada Senin (26/9/2022).

Sang pemilik curiga karena selama ini belum ada uang yang diterimanya dari penghuni kos. Saat ditelusuri ternyata para penghuni kos ini sudah menyetorkan uang kosan ke MF.

"Benar saja, mereka telah membayar kos kepada MF (27), namun MF (27) tidak memberitahu saya jika ada penghuni di kos saya ini," jelas Triwik kembali.

MF berpura-pura mengaku sebagai anak dari pemilik kos ke para penghuni kos putri. Pengakuan MF membuat penghuni kos putri itu membayarkan uang sewa kos ke MF, tapi ia tak menyetorkannya ke sang pemilik kosan.

"Modusnya, terlapor atau pelaku mengaku kepada para penghuni kos jika kos tersebut adalah milik orang tuanya yang sedang ia kelola, lalu para penghuni kos disuruh membayar kos kepada terlapor," ungkap dia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kemudian MF (27) mengaku, sebagaimana uang yang telah ia terima tersebut. Saat dimintai keterangan ternyata uang pembayaran kos itu digunakan untuk bermain judi online dan tidak disetorkan kepada pemilik kos.

Atas kasus ini, MF (27) dijerat dengan pasal 374 KUH Pidana Jo Pasal 372 KUH Pidana tentang Penggelapan. "Pelaku saat ini sedang dalam proses hukum di Mapolsek Dau, ia diamankan bersama barang bukti yakni satu buah handphone, satu kartu ATM, dan 132 pot yang isinya berbagai jenis tanaman bunga," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini