Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi: Pemulihan Ekonomi Indonesia Relatif Masih Kuat

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Kamis, 29 September 2022 |14:44 WIB
Jokowi: Pemulihan Ekonomi Indonesia Relatif Masih Kuat
Presiden Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa pemulihan ekonomi Indonesia relatif masih kuat di tengah situasi dunia yang penuh dengan ketidakpastian.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam sambutannya pada acara United Overseas Bank (UOB) Economic Outlook 2023 yang digelar di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, pada Kamis (29/9/2022).

"Negara kita Indonesia kalau saya lihat pemulihan ekonominya relatif masih kuat," ujar Jokowi.

Masih kuatnya pemulihan ekonomi Indonesia, kata Jokowi, dikarenakan berbagai indikator seperti realisasi pendapatan negara yang didorong oleh tumbuhnya pendapatan pajak, angka optimisme konsumen, hingga indeks manufaktur menunjukkan angka yang menggembirakan.

"Kita lihat realisasi pendapatan negara mencapai Rp1.764 (triliun), ini tumbuh 49 persen year on year (yoy). Kemudian ini yang para pembayar pajak saya ingin mengucapkan terima kasih karena penerimaan pajak sampai sekarang mencapai Rp1.171 triliun, tumbuh 58 persen. Artinya, pembayar pajak masih ada dan justru tumbuh 58 persen," kata Presiden.

Baca juga: Bersaing dengan Negara Lain, Jokowi Bicara Stok Infrastruktur di Indonesia Rendah

Pendapatan negara juga didorong oleh penerimaan bea cukai sebesar Rp206 triliun, tumbuh 30,5 persen. Selain itu, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga tumbuh 38,9 persen menjadi sebesar Rp386 triliun.

"Artinya, masyarakat masih konsisten dan memiliki kemampuan dalam hal tadi yang saya sampaikan," imbuhnya.

Baca juga: Jokowi Prediksi Ekonomi RI Tumbuh hingga 6% di Kuartal III-2022

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement