Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kerusuhan di Kanjuruhan Tewaskan 127 Orang, Korban Selamat: Kita Panik saat Semprotan Gas Air Mata

Avirista Midaada , Jurnalis-Minggu, 02 Oktober 2022 |06:05 WIB
Kerusuhan di Kanjuruhan Tewaskan 127 Orang, Korban Selamat: Kita Panik saat Semprotan Gas Air Mata
Evakuasi korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan (Foto MPI)
A
A
A

MALANG - Sebanyak 127 orang dinyatakan meninggal dunia saat kerusuhan usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya. Salah seorang korban Septia mengaku ia mendapat semprotan gas air mata saat berada di tribun utama. Ia pun terpaksa dievakuasi ke lorong tribun VVIP Stadion Kanjuruhan Kepanjen.

"Saat semprotan gas air mata pertama kita itu panik. Mencoba mencari jalan keluar, karena kondisi gelap dan mata perih," ucap Septia, perempuan berusia 18 tahun ini.

Ketiadaan pertolongan medis pertama membuat kepanikan disebutnya membuat napasnya sesak ketika dievakuasi. Bahkan ia mengaku dievakuasi oleh beberapa orang salah satunya terindentifikasi wartawan.

"Tadi banyak yang nolong, saya lemas mata perih. Sesak napas, terus kan keluar tadi rebutan," ungkapnya.

Ia beruntung bisa diselamatkan dan tak perlu mendapat bantuan di rumah sakit. Setelah beristirahat beberapa saat perempuan asal Pasuruan ini bisa melanjutkan perjalanan kendati matanya merah karena terkena semprotan gas air mata.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement