JAKARTA - Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Purwanta mengklaim, operasi zebra 2022 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, pada operasi kali ini tidak serta merta berakhir dengan penindakan.
"Operasi zebra warnanya berbeda untuk tahun ini. Tidak harus dengan penindakan-penindakan yang sekiranya tilang dan sebagainya," ujar Purwanta saat dikonfirmasi wartawan, Senin (3/10/2022).
BACA JUGA:Breaking News: Nasdem Usung Anies Baswedan Sebagai Capres 2024
Lebih lanjut, Purwanta menuturkan, dengan tidak adanya tindakan bukan berarti polisi membiarkan pelanggaran. Namun, katanya, untuk kali ini pihak kepolisian turut memberikan arahan agar tidak terjadi kembali pelanggaran.
"Namun demikian cukup beri arahan saja, tidak melakukan kesalahan kembali," tegasnya.
BACA JUGA:Deklarasi Capres Nasdem, Ada Foto Anies Baswedan di Podium
Kendati demikian, Purwanta menambahkan, meski operasi kali ini banyak bersifat arahan, namun bilamana terjadi pelanggaran dalam skala tertentu pihaknya tetap memberlakukan tindakan penilangan.
"Secara penindakan, secara kasat mata ya umpamanya ada pelanggaran, ya ditilang," Jelasnya.
Diketahui, Polres Metro Jakarta Pusat menggelar operasi Zebra di tiga titik utama di wilayah hukumnya. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Purwanta menjelaskan, pihaknya akan menggelar operasi zebra di titik kemacetan.
"Untuk tempatnya, spot-spot kemacetan yang sudah direncanakan baik itu di Patung Tani, Senen, dan di gunung-gunung, Gunung Sahari dan sebagainya, terus di Senen arah Selatan, itu juga termasuk perlu penindakan," tutur Purwanta saat dihubungi, Senin (3/10/2022).
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.