Share

Batik Indonesia Sukses Tarik Minat Masyarakat Australia di Melbourne

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 04 Oktober 2022 10:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 18 2680157 batik-indonesia-sukses-tarik-minat-masyarakat-australia-di-melbourne-YhI8lm2j5k.jpg Foto: KBRI Canberra.

MELBOURNE - Dalam rangka hari Batik Nasional yang diperingati pada 2 Oktober, Frida Aulia Indonesia menggelar fashion show dan Pameran Batik di Melbourne, Australia.

Fashion Show digelar pada 30 September 2022 dalam acara Indonesia Night yang bertajuk “Echo of the Archipelago” di Sofitel Hotel, Melbourne. Kegiatan itu dilanjutkan dengan Fashion Show dan pameran batik dalam acara Festival Indonesia 2022 di Argyle Square, Minggu, (2/10/2022).

BACA JUGA: Sejarah Hari Batik Nasional yang Diperingati Setiap Tanggal 2 Oktober

Pemilik merek Frida Aulia Indonesia, Frida Nursanti merupakan pengusaha batik dari kota Bogor. Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) ini adalah seorang fashion designer yang banyak berkolaborasi dengan para pengrajin UMKM dalam memproduksi karya-karya batiknya.

Dia berharap dengan pameran batik di Melbourne ini, batik Indonesia dapat mendunia dan UMKM bisa naik kelas.

“Saya ingin batik dikenal masyarakat dunia, oleh karena itu saya berusaha mengikuti pameran batik di berbagai negara, termasuk di Australia. Sehingga ketika Pak Najib dari KBRI Canberra menginformasikan mengenai peluang pameran batik di Melbourne, Saya beserta tim segera menyambutnya. Selain itu, kami berharap dengan banyaknya permintaan batik dari manca negara, kami bisa membantu UMKM naik kelas, karena kami bekerjasama dengan UMKM dalam membuat batik,” kata Frida sebagaimana dilansir dari keterangan pers KBRI Canberra.

Batik Frida Aulia Indonesia sendiri selama ini sudah dipamerkan di berbagai negara, antara lain pernah tampil di Moskow, Mumbai, Istambul, dan negara-negara ASEAN, seperti Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Sementara Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra, Mukhamad Najib, menyampaikan apresiasi dan dukungannya pada upaya mempromosikan batik ke tingkat dunia.

“Bulan Agustus lalu kami mengundang seniman batik asal Jogja untuk melakukan workshop dan pameran batik di Canberra. Kali ini, bersamaan dengan peringatan hari batik nasional, kami sangat senang kedatangan Frida Aulia Indonesia untuk memamerkan batiknya ke masyarakat Australia,” jelas Najib.

Menurut Najib, KBRI Canberra dan KJRI Melbourne sangat mendukung upaya-upaya mempromosikan batik sebagai sebuah produk kebudayaan dan industri kreatif ke masyarakat Australia.

“Saat ini, batik tidak hanya hadir sebagai warisan budaya dunia, tapi juga menjadi bagian dari industri keatif modern. Hal ini perlu kita promosikan ke masyarakat Australia. Sehingga mereka tidak hanya mengenal Indonesia dari sisi tradisionalisme, tapi juga modernisme,” urai Atdikbud KBRI Canberra.

Menurut Najib, batik karya Frida memiliki keunikan tersendiri. Menurutnya, produk Frida Aulia Indonesia berciri khas simple dan elegan sehingga layak dipromosikan di tingkat dunia. “Desain batik Frida umumnya berkaitan dengan Kota Bogor. Batik yang dipamerkan kali ini, didalamnya terkandung motif Kebun Raya kota Bogor dan motif lawang salapan Endah Bogor. Batiknya sederhana dan tampak elegan, sesuai dengan selera masyarakat Australia,” tambahnya.

Batik Fashion Show dan Pameran Batik dari Frida Aulia Indonesia sangat menarik minat warga Australia yang hadir. Warga banyak bertanya dan antusias ingin tahu lebih jauh mengenai batik yang dihadirkan di Melbourne itu. Minat masyarakat juga dibuktikan dengan laris manisnya produk yang dipamerkan.

“Sejak buka dua koper dan empat ransel berisi batik sampai stand hampir tutup, stand kami tidak pernah kosong dan tidak pernah beres melayani pengunjung. Kami nyaris tidak bisa duduk dan diam. Masyaa Allah, lelah tapi sangat menggembirakan. Senang batik Indonesia bisa diterima masyarakat Australia di Melbourne,” ujar Frida.

Selain mengenai kota Bogor, batik yang dipamerkan juga bermotif Peta Indonesia. Menurut Frida, Peta Indonesia merupakan gambaran keindahan gugusan pulau di Nusantara, yang didalamnya terdapat budaya yang beraneka ragam. “dengan batik Peta Indonesia yang indah, saya berharap Indonesia semakin dikenal di Australia,” tutupnya.

Kegiatan Festival Indonesia sendiri merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Festival Indonesia Inc. bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia untuk Victoria dan Tasmania.

Acara Festival Indonesia 2022 adalah Festival Indonesia ke-9 di Melbourne yang juga sekaligus menjadi festival perdana yang diselenggarakan kembali setelah 10 tahun vakum. Sekira 4000 orang pengunjung telah menonton pagelaran budaya serta mengantri untuk membeli produk-produk makanan dan barang Indonesia yang tersedia di Festival Indonesia.

Sejalan dengan moto Recover Together Recover Stronger yang diusung dalam Presidensi Indonesia di G-20, Festival Indonesia di Melbourne 2022 ini diharapkan dapat mendukung upaya pemulihan pariwisata Indonesia dan mendukung upaya peningkatan kembali awareness dan popularitas bahasa Indonesia di tengah-tengah masyarakat lokal Australia.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini