Share

Takziah ke Rumah Korban Tragedi Kanjuruhan, KASAD Dengarkan Langsung Kronologi Kejadian dari Kapten Arema

Deni Irwansyah, iNews · Kamis 06 Oktober 2022 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 519 2681665 takziah-ke-rumah-korban-tragedi-kanjuruhan-kasad-dengarkan-langsung-kronologi-kejadian-dari-kapten-arema-4aCpQKzJVw.JPG Jenderal Dudung takziah ke rumah korban tragedi Kanjuruhan (Foto: MPI/Deni)

MALANG - KASAD TNI Jenderal Dudung Abdurahman, mendengarkan langsung kronologis kejadian tragedi Kanjuruhan dari kapten tim Arema Malang, saat berjumpa di rumah duka salah satu korban meninggal, pelajar perempuan, di Kota Malang.

Pertemuan KASAD TNI Jendral Dudung dengan Presiden Arema FC, Gilang Widia Permana, dan kapten tim Arema Dendy Santoso, berlangsung di rumah duka salah satu korban meninggal, Najwa Zalfa Abdillah, pelajar berusia 15 tahun, di Jalan Wahid Hasyim - Kota Malang, Kamis pagi.

KASAD bertanya langsung kronologis tragedi Kanjuruhan, kepada Dendi Santoso. Kapten tim Arema ini memastikan, bahwa tidak ada pemyerangan yang dilakukan Aremania.

Suporter justru memeluk dan mensupport tim Arema saat mengalami kekalahan dari tamunya Persebaya.

"Kita saat kalah, kita nyamperin penonton, lalu ada satu supporter masuk, lalu setelah itu ada sekitar 15-an lah dateng, lalu kita disuruh masuk ke ruang ganti. Tidak ada (supporter yang melakukan kekerasan)," kata Dendy.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Ditambahkan presiden Arema, Gilang Widia Permana, suporter turun menjumpai pemain sudah biasa terjadi, baik ketika Arema menang atau kalah.

"Kita dicaci maki itu biasa, tapi waktu itu para supporter masuk itu tujuannya justru merangkul, memberi support ke kita," kata Gilang.

KASAD juga memastikan bahwa anggotanya turut membantu dan evakuasi pada tragedi Sabtu malam tersebut.

Selain mengunjungi rumah duka, Kasad juga menjenguk korban yang masih dirawat di IGD RSSA. Kunjungan Kasad Jendral TNI Dudung Abdurahman, untuk mensupport korbaan sakit agar kembali sehat, serta berbela sungkawa pada keluarga korban.

"Yang jelas anggota kita yang melakukan kekerasan hanya sedikit, itu akan kita tindak, tapi ternyata banyak juga anggota kita yang menolong, lalu mengevakuasi sampai ke rumah sakit," kata DUdung.

Selain ke rumah sakit dan rumah duka, KASAD juga akan mendatangi Yon Zipur, Kepanjen untuk memberikan apresiasi kepada anggota TNI yang membantu evakuasi tragedi Kanjuruhan.

Terkait anggotanya yang viral melakukan tendangan kungfu, KASAD menyatakan akan melakukan proses hukum kepada yang bersangkutan, sesuai dengan temuan TPGF.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini