Share

Mensos Risma Sebut Anggaran untuk Santunan Korban Tragedi Kanjuruhan Akan Ditambah

Widya Michella, MNC Media · Kamis 06 Oktober 2022 12:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 519 2681764 mensos-risma-sebut-anggaran-untuk-santunan-korban-tragedi-kanjuruhan-akan-ditambah-hkjgCMzhii.jpg Mensos Tri Rismaharini (Foto: Okezone)

BEKASI - Kementerian Sosial (Kemensos) RI akan tambah anggaran untuk menyalurkan santunan bagi ahli waris tragedi kelam di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Diketahui korban jiwa dalam tragedi itu bertambah menjadi 131 orang.

"Kita akan tambah lagi alokasi anggarannya," kata Mensos Risma saat ditemui wartawan di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kementerian Sosial di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (06/10/2022).

Sebelumnya, Mensos Risma telah menyalurkan santunan bagi 125 ahli waris tragedi kelam di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur Senin (3/10/2022).

Penyaluran santunan dipusatkan di tujuh kecamatan dengan menghadirkan ahli waris atau saudara yang mewakili.

Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam kunjungannya menemui ahli waris di Kecamatan Lowokwaru dan Kecamatan Klojen. Di Kabupaten Malang, Mensos menemui ahli waris di Kecamatan Singosari, Gondang Legi, Sumberpucung, Kepanjen dan Tajinan.

"Santunan ini bukan mengganti (yang meninggal), tetapi bukti perhatian kami kepada bapak/ibu sekalian dari pemerintah," kata Risma saat ditemui di Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (3/10/2022).

Mensos Risma menghaturkan belasungkawa kepada para ahli waris. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan tidak larut dalam kesedihan yang berkepanjangan.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

"Kami berharap panjenengan dan keluarga tidak larut dalam kesedihan. Kita makhluk yang beriman, bahwa Allah memang sudah meminta kembali titipannya. Apapun kehendak Allah kita enggak bisa cegah," katanya.

Adapun masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp15 juta/korban dan paket sembako. Tidak sampai disitu, Kemensos juga mengerahkan para psikolog dari Sentra Terpadu/Sentra milik Kementerian Sosial untuk memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP).

"Ya, kami sudah berjalan untuk melakukan pendampingan. Staf saya sudah turun ke lapangan. Kami sedang dampingi keluarga korban di rumah mereka masing-masing," jelas Mensos.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini