Share

Cerita Mahasiswi Cantik di Sulut yang Syok Gegara Direkam Diam-Diam saat Mandi di Kosan

Subhan Sabu, Okezone · Jum'at 07 Oktober 2022 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 340 2682642 cerita-mahasiswi-cantik-di-sulut-yang-syok-gegara-direkam-diam-diam-saat-mandi-di-kosan-emPpvYT5x7.jpg GA mahasiswi cantik yang direkam diam-diam di kosannya (Foto: MPI)

MANADO - Aksi perekaman diam-diam saat mandi, dialami oleh GA (21) di tempat kosnya. Kejadian itu diceritakan oleh korban kepada Ketua DPW RPA Perindo Sulut, Anneke S Lesar yang melakukan pendampingan terhadap korban dari tindakan pelecehan yang dialaminya.

GH mengaku kaget atas kejadian itu. Dia menjelaskan, pada 28 September 2022 sekira pukul 07.00 Wita, dirinya mandi karena akan siap-siap untuk ke kampus.

Usai mandi, dia keluar dari kamar mandi tanpa berpakaian, tiba-tiba di atas ventilasi pintu kamarnya dia melihat ada sebuah handphone yang digenggam oleh orang tak dikenal sedang merekam aktifitasnya.

"Saya teriak dia langsung turunkan handphonenya dan lari ," kata GH, Jumat (7/10/2022).

Baca juga: Gagal Mendahului, Dua Mahasiswi Tewas Tabrak Mobil Berlawanan

Dia kemudian menelepon temannya untuk meminta bantuan. Setelahnya mereka kemudian pergi ke rumah dari Bapak Kos untuk melihat rekaman CCTV.

"Tapi ternyata CCTVnya pada menit kejadian itu dalam keadaan mati. Jadi saya bertanya-tanya kenapa bisa mati," ujarnya.

Dia kemudian pergi ke kampus untuk kuliah. Kembalinya dari kampus, dia kembali menanyakan rekaman CCTV tersebut kepada bapak kosnya.

Baca juga: Mahasiswi UMI Tewas saat Pengkaderan Senat, Kampus Koordinasi dengan Polisi

"Tapi bapak kos katakan sudah tidak bisa dilihat lagi karena sudah terlalu berat," tambahnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Korban mengaku curiga terhadap salah satu penghuni kosnya yang merupakan satu-satunya pria di tempat kosnya itu. Kecurigaannya karena istri dari oknum yang dicurigai itu pernah mengakui perbuatan suaminya.

"Bebeapa hari setelah kejadian, istrinya bilang kepada saya bahwa suaminya telah mengakui perbuatannya," ujarnya.

Kecurigaannya makin bertambah setelah ada beberapa orang di tempat kos itu yang mengaku juga pernah mengalami hal yang sama.

"Yang memperkuat argumen saya bahwa pelakunya pria tersebut karena ada satu korban yang sebelumnya pada Juni atau Juli lalu pernah memergokinya sedang merekam," tuturnya.

Korban berharap kepada DPW RPA Perindo Sulut agar masalah yang dialaminya itu bisa terselesaikan dan secepatnya ditangani

"Saya berharap ini bisa cepat ditangani. Saya juga merasa keberatan karena pihak pelaku tidak ada itikad baik untuk minta maaf," pungkasnya.

Ketua DPW RPA Perindo Sulut, Anneke S Lesar mengatakan bahwa RPA Perindo akan mengawal sampai proses hukum kasus tersebut selesai

"Dalam arti kan dari pihak Polda yang dilakukan pelaporan kemarin, nah itu sampai ke Kejaksaan kan punya masa presisi 100 hari berarti 3 bulan ya, 3 bulan masuk ke nanti sampai ke Kejaksaan terus ke pengadilan itu 2 bulan, nah itu kita akan kawal sampai selesai," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini