Share

Jembatan Penghubung 2 Kecamatan di Garut Ambles

Fani Ferdiansyah, Koran Sindo · Jum'at 07 Oktober 2022 03:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 525 2682279 jembatan-penghubung-2-kecamatan-di-garut-ambles-ROGsqUq9sE.jpg Jembatan penghubung di Garut ambles (Foto: Fani Ferdiansyah)

GARUT - Usai diguyur hujan deras, jembatan penghubung dua kecamatan di wilayah Desa Cihurip, Kecamatan Cihurip longsor pada salah satu sisinya. Jembatan itu menghubungkan Kecamatan Cihurip dan Kecamatan Peundeuy.

Perangkat Desa Cihurip, Apriadi, menduga setengah badan jembatan itu ambles dan longsor karena gerusan air sungai saat hujan deras. Infrastruktur bernama Jembatan Cikolomberan ini setidaknya menyambungkan Desa Cihurip, Kecamatan Cihurip, dengan Desa Purwajaya, Kecamatan Peundeuy.

"Kejadiannya hari Jumat malam pekan lalu. Waktu itu wilayah Cihurip diguyur hujan deras, kemungkinan derasnya arus air mengikis sisi salah satu dinding jembatan hingga ambles setengah badan jalan," kata Apriadi, Kamis (6/10/2022).

 BACA JUGA:Ganggu Lalu Lintas, Bangunan Liar di Jembatan Lima Jakbar Dibongkar

Pihak pemerintah desa khawatir kondisi tersebut dapat membuat jembatan ambruk. Sebagai antisipasi, pihak berwenang di wilayah itu memasang garis polisi agar masyarakat yang melintas berhati-hati.

"Jalan ini penting bagi akses masyarakat di Kecamatan Cihurip dan Kecamatan Peundeuy. Karena selalu ramai dilalui kendaraan, aparat kepolisian memasang garis polisi sebagai tanda bahwa jembatan ini hanya bisa dilalui setengah badan jalan, untuk keselamatan pengguna jalan itu sendiri," ujarnya.

Dia menambahkan, jembatan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan motor dan mobil berukuran kecil. "Kendaraan roda empat bermuatan berat untuk sementara ini tidak bisa melintas," katanya.

BACA JUGA:Menantang Maut! Warga Kendal Tiap Hari Menyeberangi Sungai Tanpa Jembatan 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selain penghubung dua kecamatan, jembatan ini juga merupakan satu-satunya akses dari Desa Cihurip, Cisangkal, dan Jayamukti menuju jalan kabupaten dan provinsi di jalur lintas selatan Pameungpeuk. Pemerintah Desa Cihurip, kata Apriadi, telah melaporkan kerusakan jembatan tersebut ke dinas terkait.

"Begitu dilaporkan, keesokan harinya ada pengecekan dari Dinas PUPR. Semoga jembatan ini segera diperbaiki setelah pengontrolan dilakukan, mengingat fungsinya sangat penting untuk keseharian masyarakat," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini