Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Tokoh Pahlawan Terkenal pada Masa Kerajaan Islam Nusantara, Dari Raja Demak Hingga Banten

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Sabtu, 08 Oktober 2022 |06:05 WIB
3 Tokoh Pahlawan Terkenal pada Masa Kerajaan Islam Nusantara, Dari Raja Demak Hingga Banten
Raden Patah. (Foto: WIkipedia)
A
A
A

4. Sultan Ageng Tirtayasa 

Berikutnya adalah Sultan Ageng Tirtayasa yang merupakan Sultan Banten ke-6. Dia adalah putra dari Sultan Abdul Ma’ali Ahmad dan Rau Martakusuma, dengan nama kecil Abdul Fatah. Semasa memerintah, Sultan Ageng Tirtayasa melakukan banyak perlawanan terhadap Belanda. Sultan menolak perjanjian menolak perjanjian monopoli perdagangan yang diajukan VOC dan menjadikan Banten sebagai pelabuhan terbuka.

Perlawanannya membuat Belanda kewalahan sehingga VOC pun harus menggunakan taktiknya. VOC bersekutu dengan salah satu putra Ageng Tirtayasa, Sultan Haji, untuk menyingkirkan ayahnya. Sultan Ageng Tirtayasa pun tertangkap pada tahun 1683 dan dibuang ke Batavia hingga wafat pada 1692. Pada 1 Agustus 1970, Sultan Ageng Tirtayasa secara resmi dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional sesuai dengan SK Presiden No.045/TK/Tahun 1970.

5. Sultan Ali Mughayat Syah

Sultan Ali Mughayat Syah adalah raja pertama sekaligus pendiri Kerajaan Aceh. Dia memerintah dari tahun 1514 hingga wafat pada tahun 1530. Pada 1520, dia memulai perluasan wilayahnya ke bagian utara Sumatera. Bersama saudaranya, Sultan Ibrahim, Sultan Ali Mughayat Syah menghancurkan ambisi Portugis untuk menguasai wilayah Sumatera. Sultan Ali Mughayat Syah meninggal dunia pada malam Ahad 12 Dzulhijjah 936 Hijriah (6 Agustus 1530) dan takhtanya digantikan oleh putranya, Sultan Salahuddin.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement