JAKARTA - Cantik mempunyai beragam arti bagi setiap orang. Setiap wanita pada dasarnya terlahir cantik dengan keunikannya masing-masing. Seiring berkembangnya zaman, tren kecantikan membuat definisi cantik semakin terfokus. Terlepas dari standar yang telah ditentukan, terdapat beberapa negara yang memiliki cara unik dalam menetapkan standar kecantikan. Berikut deretan standar kecantikan unik dari berbagai negara di dunia.
1. Leher Panjang - Thailand
Suku Karen adalah suku yang mendiami pedalaman Thailand. Dalam tradisinya, mereka mempunyai tradisi kecantikan yang cukup unik, yaitu memanjangkan leher. Untuk mendapatkan leher yang panjang, wanita Suku Karen menggunakan tumpukan cincin berbahan dasar kuningan yang dipasangkan pada leher mereka. Para perempuan Karen sudah mulai dipasangkan cincin tersebut sejak usia 5 tahun. Mereka memulai dengan 2 hingga 3 tumpuk cincin, kemudian akan bertambah satu setiap 2 hingga 3 tahun.
Baca juga: Tren Kecantikan 2022, Kulit Glowing Tanpa Makeup hingga Fire & Ice Facial
Selain menjadi cantik, cincin kawat pada leher mereka juga difungsikan sebagai bentuk perlindungan diri dari binatang buas. Konon, Suku Karen hidup secara nomaden, maka besar kemungkinan bagi mereka untuk bertemu binatang buas. Dalam kesehariannya, perempuan Karen harus terus-menerus menggunakan cincin tersebut. Cincin dapat dilepas sebentar saat dibersihkan, namun harus langsung dipakai kembali. Mereka hanya boleh melepas cincin dalam jangka waktu lama jika saat melahirkan, menikah, atau melahirkan.
Baca juga: Facial Filler, Tren Kecantikan untuk Tiruskan Wajah Tanpa Operasi
2. Bibir Lebar - Ethiopia
Selanjutnya ada standar kecantikan dari Suku Surma yang menempati wilayah Selatan Ethiopia. Wanita Surma mempunyai tradisi kecantikan yang unik, yaitu meletakkan piringan di bibir untuk membesarkan bibir mereka. Tradisi ekstrem ini dilakukan para perempuan Surma sejak usia remaja. Untuk memasang piringan tersebut, perempuan Surma akan menanggalkan dua sampai empat gigi mereka. Kemudian, bibir bawah juga akan dipotong untuk menyesuaikan dengan ukuran piring. Piringan bibir yang digunakan terbuat dari tanah liat atau kayu dengan diameter 4 sampai 25 cm.