3. Tato - Selandia Baru
Suku Maori, sebuah suku di Selandia Baru, mempunyai tradisi tato yang disebut dengan Ta Moko. Ta Moko sendiri dianggap sakral oleh Suku Maori dan merupakan bagian dari identitas mereka. Tato Maori yang paling terkenal adalah tato wajah. Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan Suku Maori yang menganggap kepala adalah bagian tubuh yang paling suci. Dalam praktiknya, pria Maori akan menerima tato di seluruh wajah mereka. Berbeda dengan wanitanya yang hanya memiliki tato di bibir dan dagu.
4. Telinga Panjang - Kenya
Standar kecantikan unik lainnya datang dari Suku Maasai, Kenya. Para wanita Maasai menganggap standar kecantikan ideal mereka adalah mempunyai telinga yang panjang. Para wanita akan meregangkan lobus mereka dengan anting-anting berat yang terbuat dari kayu, batu, hingga gading. Mereka percaya bahwa semakin panjang daun telinga mereka, maka semakin cantik. Saat ada acara-acara besar lobus mereka akan digantungkan dengan manik-manik sebagai perhiasan.
5. Tato Iris - Nigeria
Tato iris atau skarifikasi yang dipraktikkan oleh beberapa suku di Afrika, termasuk di Nigeria, merupakan tradisi kecantikan yang telang berlangsung sejak lama. Tato yang dihasilkan dari parut atau bekas luka di wajah maupun tubuh tersebut juga menjadi identitas, di samping sebagai penanda awal pubertas. Umumnya, tato iris ini dibuat sewaktu masih usia anak-anak. Orang-orang Tiv di Nigeria percaya bahwa tato iris merupakan elemen indah yang dapat meningkatkan daya tarik mereka terhadap calon pasangan. Mereka juga meyakini bahwa menyentuh bekas luka dapat menimbulkan perasaan erotis yang kuat baik, baik pada pria maupun wanita.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.