Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Miris! 641 Juta Perempuan di Dunia Pernah Alami Kekerasan Fisik, 6% di Antaranya Dilakukan Kekasih

Awaludin , Jurnalis-Kamis, 20 Oktober 2022 |05:01 WIB
 Miris! 641 Juta Perempuan di Dunia Pernah Alami Kekerasan Fisik, 6% di Antaranya Dilakukan Kekasih
Kekerasan perempuan dan anak (foto: dok freepik)
A
A
A

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) telah mengungkap bahwa sepertiga perempuan di dunia, pernah mengalami kekerasan fisik maupun seksual.

Namun kajian tersebut telah menunjukkan bahwa perempuan mulai mengalami kekerasan sejak usia muda. Satu dari empat wanita berusia antara 15-24 tahun mengalami kekerasan yang dilakukan oleh pasangan mereka. WHO menyebut, kajian ini adalah studi terbesar yang pernah dilakukan terkait isu kekerasan terhadap perempuan.

WHO menganalisis data hasil survei di 161 negara dari tahun 2000 hingga 2018 untuk menghasilkan estimasi terbaru ini. Namun studi ini tidak memasukkan data dari selama pandemi Covid-19 terjadi.

 BACA JUGA:Tak Hanya Siulan, Mengirim Foto dan Audio hingga Mengintip Dikategorikan Kekerasan Seksual

Riset WHO menyebut kekerasan oleh pasangan sebagai bentuk pelecehan yang paling banyak dilaporkan. Sekitar 641 juta perempuan mengaku pernah mengalaminya. Di luar itu, 6% perempuan di seluruh dunia mengatakan, telah diserang oleh orang lain yang bukan suami atau pasangan mereka.

"Kekerasan terhadap perempuan adalah masalah kesehatan masyarakat global yang berskala pandemi dan kasus ini dimulai pada usia dini," kata salah satu peneliti riset itu, Claudia Garcia-Moreno, sebagaimana dilansir dari BBC Indonesia.

 BACA JUGA:Kemenag Terbitkan 16 Jenis Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan, dari Bersiul hingga Menatap

Menurutnya, jumlah korbannya bisa jauh lebih besar karena ketakutan terhadap stigma yang bisa menghalangi banyak perempuan melaporkan kekerasan seksual.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement