JAKARTA - Pengurus Jakarta Islamic Center (JIC) Koja, Jakarta Utara menyebutkan kebakaran yang menghancurkan ubah tempat ibadah pertama yang terjadi, pada Rabu (19/10/2022), bukan sekali terjadi.
Kepala JIC Muhammad Subki mengatakan, kebakaran ini terjadi dua kali dalam sepuluh tahun terakhir.
"Dulu tahun 2002 kubah bagian atas, tapi tidak besar. Memang ini kejadian yang paling besar," ucapnya di lokasi, Kamis (20/10/2022).
Menurut Subki sebelum terjadi kebakaran, sedang dilakukan perbaikan atau renovasi dibagian kubah di masjid utama. Perbaikan inipun dilakukan melihat usia baik dari rangka kubah yang butuh perbaikan.
"Sudah pernah renovasi kecil-kecilan, sedikit-sedikit, tapi ini yang rencananya renovasi total kubah baru kali ini, setelah kurang lebih 19-20 tahun," ucap Subki.
Adapun dari renovasi kubah yang dilakukan, rencananya tidak mengubah bentuk. Melainkan mengubah sejumlah lapisan dan bagian atau elemen yang ada supaya semakin kokoh.