Wapres mengatakan, para alim ulama itu ingin belajar bagaimana Indonesia itu membangun toleransi. Bahkan, mengatakan sudah waktunya bahasa Indonesia diterjemahkan ke bahasa Arab.
“Bahkan mereka mengatakan bukan saatnya lagi bahasa Arab, diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, tetapi justru yang dilakukan sekarang adalah menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa Arab,” katanya.
“Ini saya kira pengakuan yang luar biasa. Masih ada yang intoleran iya saya kira masih ada. Tetapi, secara umum di dunia kita dianggap dan model pembangunan Islam Wasathiyah yang toleran di Indonesia itu ingin dijadikan model oleh forum ulama-ulama sedunia Majelis Hukamah Muslimin. Ini patut kita banggakan,” tutur Wapres.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.