Sosok Gajah Mada yang dilantik menjadi mahapatih Majapahit sudah menimbulkan friksi dan konflik internal di istana. Padahal sebelumnya kenaikan pangkat itu telah lama ditunggu-tunggu, bahkan oleh khalayak dan beberapa pejabat istana.
Penilaian terhadap pribadi Gajah Mada yang sangat cerdas, cakap dan setia mengabdi pada kesejahteraan bangsa menjadi salah satu alasan mengapa Gajah Mada jadi kandidat utama pengganti Arya Tadah. Alih - alih sekedar mempertinggi kedudukannya sendiri, Gajah Mada justru rela mengabdikan dirinya untuk negeri Majapahit.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.