Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dinkes DKI: 90 Kasus Gagal Ginjal Akut Tidak Semua Berdomisili di Jakarta

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Selasa, 25 Oktober 2022 |16:13 WIB
Dinkes DKI: 90 Kasus Gagal Ginjal Akut Tidak Semua Berdomisili di Jakarta
Kadinkes DKI Widyastuti (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan dari total 90 kasus gagal ginjal akut atipikal pada anak tidak semua berdomisili di Jakarta. Ada juga yang berdomisili di luar Jabodetabek.

"Sebarannya tidak semuanya domisili di Jakarta 56 persen DKI Jakarta, kemudian 20 persen di Jawa Barat dan 12 persen Banten. Lainnya di luar Jabodetabek," ujar Widyastuti di Gedung DPRD DKI, Selasa (25/10/2022).

BACA JUGA:Menko PMK Tegaskan Pemerintah Serius Tangani Kasus Gagal Ginjal Akut dari Hulu ke Hilir 

Widyastuti mengungkapkan 49 persen dari 90 total kasus gangguan ginjal akut atipikal pada anak dinyatakan meninggal dunia. Kemudian, 26 anak menjalani perawatan di rumah sakit dan 15 berhasil sembuh.

"Secara umum di DKI Jakarta dari Januari 90 kasus tercatat, 49 persen meninggal. Kemudian, sedang dirawat 26 orang kemudian yang survive (sembuh) 15 anak," tuturnya.

"26 anak sedang dirawat di berbagai rumah sakit. Rumah sakit vertikal," sambungnya.

BACA JUGA:Kasus Gagal Ginjal, Bareskrim Minta Jajarannya Tak Ada yang Razia Apotek Lagi 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement