Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lion Air JT-330 Mendarat Darurat, Manajemen Siapkan Pesawat Pengganti

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Rabu, 26 Oktober 2022 |21:48 WIB
Lion Air JT-330 Mendarat Darurat, Manajemen Siapkan Pesawat Pengganti
Pesawat Lion Air (Foto: AP II)
A
A
A

JAKARTA - Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan pesawat pengganti usai pesawat Lion Air JT330 rute Jakarta-Palembang mendarat daruat.

Pesawat tersebut mendarat darurat usai mengalami kerusakan mesin pesawat yang terbakar tak lama setelah lepas landas di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

"Lion Air telah menginformasikan kepada seluruh penumpang bahwa penerbangan JT-330 dipersiapkan dengan menggunakan pesawat Lion Air yang lain. Lion Air menjalankan pelayanan dan penanganan kepada penumpang sesuai ketentuan yang berlaku," kata Danang dalam keterangannya kepada Okezone, Rabu (16/10/2022).

Ia menambahkan bahwa penerbangan JT-330 selanjutnya dioperasikan dengan menggunakan Boeing 737-800NG registrasi PK-LOP. Pesawat tersebut telah berangkat pada pukul 19.20 WIB.

Baca juga: Alami Mesin Terbakar, Pesawat Lion Air Rute Jakarta-Palembang Angkut 169 Penumpang

"Dan diperkirakan mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badarudin II pukul 20.20 WIB," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Lion Air Mendarat Darurat Usai Lepas Landas di Bandara Soetta

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT330 rute Jakarta-Palembang mendarat daruat di Bandara Soetta. Pesawat yang mengalami kerusakan mesin itu mengangkut 169 penumpang dengan 6 kru.

"Lion Air penerbangan JT-330 telah dipersiapkan secara tepat. Sebelum keberangkatan, pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LKK dinyatakan layak dan aman dioperasikan melalui pengecekan awal (pre flight check)," kata dia.

Ia menambahkan bahwa kronologi pilot memutuskan untuk mendarat darurat atau return to base usai merasakan kinerja pada salah satu komponen mesin pesawat tidak sesuai dengan yang semestinya dan menunjukkan perlu segera dilakukan pengecekan saat berada di ketinggian jelajah 3.000 kaki.

Guna memastikan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan, pilot memutuskan untuk kembali ke bandar udara asal (return to base) di Bandara Soetta.

"Fase mengudara berjalan normal. Pilot menjalankan pengoperasian pesawat berdasarkan prosedur," ujarnya.

"Pesawat mendarat secara normal dan aman. Setelah pesawat berhenti dan parkir pada landas parkir (apron), seluruh penumpang diarahkan untuk menuju ruang tunggu (boarding gate) guna mendapatkan informasi lebih lanjut. Proses penunpang keluar dari pesawat (disembark) dilakukan secara normal," imbuhnya.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement